Manajemen Risiko pada Perusahaan Manufaktur Chocolate Confectionery PT XYZ
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
PRASTAMA, RUDY
Widhiani, Anita Primaswari
Nurhayati, Popong
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri chocolate confectionery di Indonesia terus berkembang, namun perusahaan di sektor ini masih menghadapi berbagai permasalahan operasional, seperti kendala pasokan bahan baku, permasalahan kualitas produk, hingga keterlambatan distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses bisnis PT XYZ, menganalisis manajemen risiko, serta merumuskan rekomendasi strategi pengelolaan risiko. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, in-depth interview, dan studi dokumen yang melibatkan delapan narasumber. Analisis dilakukan menggunakan business process model and notation (BPMN), ISO 31000:2018, manajemen risiko Kementerian Keuangan, serta analisis perlakuan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bisnis PT XYZ meliputi pengadaan dan penyimpanan bahan baku, perencanaan dan pelaksanaan produksi, quality control, pengemasan, penjualan, distribusi produk dan layanan purnajual. Sebanyak 31 risiko operasional berhasil diidentifikasi, terdiri atas 2 risiko sangat tinggi, 6 tinggi, 6 sedang, 15 rendah, dan 2 sangat rendah. Perlakuan risiko difokuskan pada 14 risiko prioritas melalui strategi transfer dan penurunan risiko. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi diversifikasi supplier dan mitra logistik, penggunaan sistem digital, serta peningkatan quality control. The Indonesian chocolate confectionery industry continues to grow, but companies in this sector still face various operational issues, such as raw material supply constraints, product quality issues, and distribution delays. This study aims to identify PT XYZ business processes, analyze risk management, and formulate recommendations for risk management strategies. The study was conducted using a qualitative approach through observation, in-depth interviews, and document studies involving eight informants. The analysis was conducted using the business process model and notation (BPMN), ISO 31000:2018, the Ministry of Finance's risk management, and risk treatment analysis. The results of the study show that PT XYZ business processes include procurement and storage of raw materials, production planning and implementation, quality control, packaging, sales, product distribution and after-sales services. A total of 31 operational risks were identified, consisting of 2 very high, 6 high, 6 moderate, 15 low, and 2 very low risks. Risk treatment focused on 14 priority risks through risk transfer and reduction strategies. Recommendations include supplier and logistics partner diversification, utilization of digital system, and enhancement of quality control practices.
Collections
- UT - Business [759]

