PENGEMBANGAN FORMULASI DAN KARAKTERISTIK BODY SCRUB BERBASIS AMPAS URANG-ARING (Eclipta alba) dan TEH HIJAU (Camellia sinensis)
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
ANINDYA, ALYSHA ZAHRA
Fahma, Farah
Metadata
Show full item recordAbstract
Ampas hasil ekstraksi bahan alam umumnya belum dimanfaatkan secara
optimal meskipun masih mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi
memberikan nilai tambah. Proyek ini bertujuan mengembangkan formulasi body
scrub berbasis ampas urang-aring (Eclipta alba) dan teh hijau (Camellia sinensis)
serta mengevaluasi karakteristik fisik dan fungsional produk body scrub yang
dihasilkan. Pengembangan produk dilakukan menggunakan pendekatan desain
keteknikan yang meliputi eksplorasi masalah, pendefinisian masalah, ideasi,
pengembangan prototipe, dan validasi. Validasi dilakukan melalui pengujian
organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, stabilitas, kadar fenolik total,
persen inhibisi, uji hedonik, dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil
menunjukkan bahwa seluruh formulasi menghasilkan produk body scrub homogen
dengan pH 6,61–6,76, daya sebar 3,2–3,7 cm, dan daya lekat 8,37–11,71 detik yang
memenuhi spesifikasi desain. Formula terbaik berdasarkan PCA adalah F4 yang
mengandung 9% ampas teh hijau, 2% ekstrak teh hijau, dan 0,5% ekstrak urangaring dengan kadar fenolik total 0,2572 mg GAE/g, persen inhibisi 75,79%, serta
tingkat kesukaan panelis tertinggi. Hasil proyek menunjukkan bahwa ampas hasil
ekstraksi berpotensi dimanfaatkan sebagai eksfoliator alami dan bahan fungsional
dalam pengembangan produk kosmetik bernilai tambah. Extraction residues from natural materials are generally underutilized
despite still containing bioactive compounds with potential added value. This
project aimed to develop a body scrub formulation based on Eclipta alba and
Camellia sinensis extraction residues and to evaluate its physical and functional
characteristics. Product development was carried out using an engineering design
approach consisting of problem exploration, problem definition, ideation, prototype
development, and validation stages. Validation included organoleptic evaluation,
homogeneity, pH, spreadability, adhesiveness, stability, total phenolic content,
radical scavenging activity, hedonic testing, and Principal Component Analysis
(PCA). The results showed that all formulations produced homogeneous
preparations with pH values of 6.61–6.76, spreadability of 3.2–3.7 cm, and
adhesiveness of 8.37–11.71 seconds, meeting the predetermined design
specifications. PCA identified F4, containing 9% green tea residue, 2% green tea
extract, and 0.5% Eclipta alba extract, as the best formulation, with a total phenolic
content of 0.2572 mg GAE/g, radical scavenging activity of 75.79%, and the
highest panelist acceptance. These findings demonstrate that extraction residues
have potential as natural exfoliants and functional ingredients for value-added
cosmetic products.

