Hubungan Konsumsi Junk Food dan Kebiasaan Olahraga dengan Komposisi Tubuh dan Status Gizi Mahasiswa PPKU IPB
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
AUDINA, HELGA
Setiawan, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Konsumsi junk food dan kebiasaan olahraga merupakan faktor gaya hidup yang dapat memengaruhi komposisi tubuh dan status gizi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi junk food dan kebiasaan olahraga dengan komposisi tubuh dan status gizi mahasiswa. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 56 mahasiswa. Data konsumsi junk food dikumpulkan menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), kebiasaan olahraga dinilai menggunakan kuesioner terstruktur, serta komposisi tubuh dan status gizi diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) dan microtoise. Anaisis data dilakukan menggunakan uji Spearman, Chi-Square, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek memiliki kebiasaan konsumsi junk food yang sering (76,8%) dan kebiasaan olahraga yang kurang (75,0%). Analisis bivariat menunjukkan konsumsi junk food baik frekuensi dan asupan serta kebiasaan olahraga berhubungan signifikan dengan persen lemak tubuh (p<0,05), tetapi tidak dengan lemak viseral dan status gizi (p>0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa konsumsi junk food dan kebiasaan olahraga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap persen lemak tubuh (p=0,015). Namun, kedua variabel tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap status gizi (p>0,05). Junk food consumption and exercise habits are lifestyle factors that may affect body composition and nutritional status among college students. This study aimed to analyze the relationship between junk food consumption and exercise habits with body composition and nutritional status of college students. A cross-sectional design was employed involving 56 students. Junk food consumption data were collected by using a SQ-FFQ, exercise habits were assessed using a structured questionnaire, and body composition and nutritional status were measured using bioelectrical impedance analysis and microtoise. Data was analyzed using Spearman correlation, Chi-Square, and multiple linear regression tests. Results showed that most subjects had frequent junk food consumption habits (76.8%) and inadequate exercise habits (75.0%). Bivariate analysis showed that both the frequency and amount of junk food consumption and exercise habits, were significantly associated with body fat percentage (p < 0.05), but not with visceral fat and nutritional status (p>0.05). Multivariate analysis showed that junk food consumption and exercise habits jointly had a significant effect on body percentage (p=0.015). However, both variables were not proven to have a significant effect on nutritional status (p>0.05).
Collections
- UF - Nutrition Science [3260]

