Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan di Kebuli Gaban
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Minanda, Wullan Nurhartati
Suhendi
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebuli Gaban merupakan usaha kuliner khas Timur Tengah di Kota Bogor yang menghadapi fluktuasi pendapatan selama 2022-2025 dan belum mampu mencapai target omzet tahunan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal pemasaran, merumuskan alternatif strategi, serta menetapkan prioritas strategi untuk meningkatkan penjualan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi terhadap enam responden pakar pada April-Mei 2026. Formulasi strategi dilakukan melalui tiga tahap: tahap masukan menggunakan matriks IFE dan EFE, tahap pencocokan menggunakan matriks IE dan SWOT, serta tahap keputusan menggunakan QSPM. Hasil analisis menempatkan Kebuli Gaban pada sel V matriks IE (hold and maintain) dengan skor IFE 2,891 dan EFE 2,864, mengarahkan strategi pada penetrasi pasar dan pengembangan produk. Temuan utama menunjukkan strategi memanfaatkan rating tinggi dan loyalitas pelanggan sebagai user generated content melalui kolaborasi micro-influencer sebagai prioritas tertinggi (STAS 5,583), diikuti pergeseran persepsi kebuli menjadi pilihan makan harian melalui paket bundling (STAS 5,385). Penelitian ini mengimplikasikan perlunya pemasaran digital yang terukur, berbasis data pelanggan, dan terintegrasi dengan seluruh kanal penjualan. Kebuli Gaban is a Middle Eastern culinary business in Bogor City that experienced fluctuating revenues from 2022 to 2025 and has not consistently achieved its annual sales targets. This study aimed to analyze internal and external marketing factors, formulate strategic alternatives, and determine strategy priorities to increase sales. Data were collected through interviews, questionnaires, and observations involving six expert respondents in April-May 2026. Strategy formulation was conducted in three stages: the input stage using IFE and EFE matrices, the matching stage using IE and SWOT matrices, and the decision stage using QSPM. The analysis positioned Kebuli Gaban in Cell V of the IE matrix (hold and maintain) with an IFE score of 2.891 and an EFE score of 2.864, directing the strategy toward market penetration and product development. The key finding shows that leveraging high ratings and customer loyalty as user-generated content through micro-influencer collaboration ranks as the top priority (STAS 5.583), followed by repositioning kebuli as a daily meal option through bundling packages (STAS 5.385). This study implies the need for measurable, data-driven digital marketing integrated across sales channels.
Collections
- UT - Business [759]

