| dc.description.abstract | Pembangunan jaringan internet di Indonesia mengikuti tingkat kebutuhan internet yang terus meningkat pada setiap tahunnya. PT XYZ mendapatkan purchase order (PO) untuk pekerjaan Fiber to the Home (FTTH) dan mengalami keterlambatan tanpa pemetaan penyebab secara komprehensif, sehingga solusi yang diterapkan tidak didasarkan oleh akar masalah. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi akar masalah, mengukur probabilitas dan menganalisis penyebab dominan, serta merumuskan langkah rekomendasi. Penelitian dilakukan pada Januari-Juni 2026 dengan melibatkan enam narasumber. Fault Tree Analysis (FTA) digunakan untuk memetakan akar masalah dan Problem and Solution Trees (PASTs) untuk menyusun rekomendasi. Hasil menunjukkan terdapat 32 akar masalah penyebab keterlambatan dan memiliki nilai probabilitas keterlambatan proyek sebesar 95,88%, dengan kontribusi terbesar berasal dari faktor eksternal, diikuti faktor owner, faktor manajemen lapangan, dan tenaga kerja. Nilai minimal sets (MCS) menunjukkan kejadian kenyamanan masyarakat terhadap provider sebelumnya yang berdampak langsung terhadap kendala dalam perizinan menjadi
penyebab dominan keterlambatan proyek. Mitigasi risiko menekankan perlunya penguatan pengelolaan tenaga kerja, penyusunan rencana kerja alternatif, peningkatan pengendalian manajemen lapangan, serta pendekatan sosial untuk meningkatkan penerimaan masyarakat guna meminimalkan keterlambatan proyek. | |