| dc.contributor.advisor | Palupi, Eny | |
| dc.contributor.author | Nabila, Alifa Qonita | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-05T03:00:22Z | |
| dc.date.available | 2026-07-05T03:00:22Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174028 | |
| dc.description.abstract | Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkaitan dengan
tingginya konsumsi pangan praktis rendah serat. Pengembangan pangan instan
sumber serat diperlukan untuk mendukung pola makan yang lebih sehat. Penelitian
ini bertujuan mengembangkan nasi rempah instan dengan penambahan daging
ayam dan jamur kuping serta menentukan formulasi terbaik berdasarkan
karakteristik sensori dan kandungan gizinya. Empat formulasi yang digunakan
yaitu F1 (100% daging ayam), F2 (75% daging ayam:25% jamur kuping), F3 (25%
daging ayam:75% jamur kuping), dan F4 (100% jamur kuping). Evaluasi sensori
dilakukan melalui uji hedonik pada 30 panelis semi terlatih dan uji intensitas atribut
pada 10 panelis terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi
daging ayam dan jamur kuping berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap seluruh atribut
sensori. Formulasi F3 memperoleh nilai penerimaan keseluruhan tertinggi sebesar
8,00±0,74. Formula F3 mengandung protein 10,97%, lemak 0,50%, karbohidrat
87,34%, energi 395,92 kkal/100 g, dan serat pangan total 10,27% (bk). Pada takaran
saji 90 g, formula F3 mengandung 2,78 g serat pangan total sehingga memenuhi
persyaratan klaim sumber serat. Berdasarkan karakteristik sensori dan kandungan
gizinya, F3 dipilih sebagai formulasi terbaik. | |
| dc.description.abstract | Obesity is a growing health problem associated with the consumption of
convenient foods that are generally low in dietary fiber. This study aimed to develop
fiber-enriched instant spiced rice with the addition of chicken and wood ear
mushroom and to determine the best formulation based on sensory characteristics
and nutritional composition. Four formulations were evaluated: F1 (100% chicken),
F2 (75% chicken:25% wood ear mushroom), F3 (25% chicken:75% wood ear
mushroom), and F4 (100% wood ear mushroom). Sensory evaluation was
conducted using a hedonic test with 30 semi-trained panelists and an attribute
intensity test with 10 trained panelists. The results showed that formulation
significantly affected (p<0.05) all sensory attributes. Formulation F3 achieved the
highest overall acceptability score (8.00±0.74). F3 contained 10.97% protein,
0.50% fat, 87.34% carbohydrate, 395.92 kcal/100 g energy, and 10.27% total
dietary fiber (dry basis). At a serving size of 90 g, F3 provided 2.78 g total dietary
fiber and qualified for a “source of fiber” claim. Therefore, F3 was selected as the
best formulation. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Nutrition Sciences | id |
| dc.subject.ddc | Food Consumption | id |
| dc.title | Pengembangan dan Evaluasi Sensori Nasi Rempah Instan Sumber Serat dengan Penambahan Ayam dan Jamur Kuping | id |
| dc.title.alternative | Development and Sensory Evaluation of Fiber Enrich Instant Sipced Rice wih Chicken and Wood Ear Mushroom. | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | Formulasi | id |
| dc.subject.keyword | nasi instan | id |
| dc.subject.keyword | obesitas | id |
| dc.subject.keyword | Organoleptik | id |
| dc.subject.keyword | serat pangan | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |