Show simple item record

dc.contributor.advisorJahroh, Siti
dc.contributor.advisorSari, Anggi Mayang
dc.contributor.authorLutfiyah, Putri Alya
dc.date.accessioned2026-01-10T08:03:53Z
dc.date.available2026-01-10T08:03:53Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172052
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan Innisfree pada periode 2017–2023 dan adanya sentimen negatif terkait strategi rebranding di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik responden yang merupakan konsumen Innisfree, menganalisis pengaruh rebranding terhadap minat beli ulang, baik secara langsung, maupun tidak langsung melalui brand image sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan pada November 2023 hingga Juni 2025 menggunakan metode kuantitatif dengan analisis SEM-PLS terhadap 260 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen didominasi oleh kelompok usia 18–24 tahun di Pulau Jawa dengan penghasilan Rp3.000.000–Rp5.000.000. Temuan membuktikan bahwa rebranding berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang secara langsung maupun melalui mediasi brand image. Rekomendasi strategi yang diusulkan antara lain optimalisasi influencer marketing, pemanfaatan teknologi AR skin analysis, serta penyediaan produk ukuran mini untuk meningkatkan retensi pelanggan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Rebranding terhadap Brand Image dan Minat Beli Ulang Innisfreeid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordInfluencer Marketingid
dc.subject.keywordretensi pelangganid
dc.subject.keywordSEM PLSid
dc.subject.keywordsentimen konsumenid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record