Show simple item record

dc.contributor.authorMulyono, Agustinus Hari
dc.date.accessioned2010-05-10T01:14:44Z
dc.date.available2010-05-10T01:14:44Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/17187
dc.description.abstractDi Indonesia ikan kakap merah yang bernilai ekonomis sering digunakan dalam bentuk segar sebagai bahan baku suatu masakan khas daripada bentuk kering atau asap, diantaranya dalam bentuk fillet. Bentuk fillet mempunyai peluang yang sangat baik untuk perdagangan saat sekarang dan yang akan datang. Beberapa usaha te1ah dilakukan untuk mempertahankan kesegaran ikan salah satunya adalah dengan penambahan bahan pengawet. Populernya isu back to nature berdampak pada pengurangan penggunaan pengawet sintetik oleh karena itu, perlu dicari bahan pengawet yang berasal dari alam (tumbuhan atau hewan). Mobe dan antarasa diketahui mempunyai aktivitas antimikroba baik dalam bentuk serbuk maupun ekstrak. Oleh karena itu rempah mobe dan antarasa mempunyai potensi sebagai bahan pengawet alami pada bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobe dan antarasa dalam bentuk ekstrak sebagai bahan pengawet alami pada fillet ikan kakap merah yang disimpan pada suhu rendah.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAplikasi Rempah Mobe (ficus sp.) dan Antarasa (Litsea cubeba) Sebagai Bahan Pengawet Alami Pada Fillet Ikan Kakap Merah (Lutjanus erythropterus)id
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record