Show simple item record

dc.contributor.advisorBudijanto, Slamet
dc.contributor.authorRiskandar, Adhyra Salsabila
dc.date.accessioned2024-08-05T06:47:59Z
dc.date.available2024-08-05T06:47:59Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155641
dc.description.abstractTuntutan penjaminan mutu dan keamanan di industri pangan terus meningkat sejalan dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aspek tersebut pada produk pangan. PT Belfoods Indonesia merupakan industri pengolahan pangan beku dengan bahan baku ayam yang terus berupaya untuk menjaga kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan sehingga mampu menjadi produk makanan beku pilihan konsumen. Salah satu produk andalannya adalah naget ayam. Indonesia. Sebagai produk beku, penyimpanan naget ayam sangat diperhatikan untuk menjamin kesegaran produk. Namun, pada kenyataannya produk seringkali tertahan di ruang packing sebelum disimpan di cold storage. Produk beku yang terlalu lama disimpan di suhu yang tidak sesuai memungkinkan terjadinya thawing sehingga menimbulkan kerusakan secara fisik maupun mikrobiologi, yang tentunya berdampak pada mutu dan keamanan produk pangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas dan keamanan produk naget ayam selama proses penyimpanan pada ruang packing dalam rentang waktu tertentu, yang meliputi sifat fisik dan jumlah mikroorganisme. Berdasarkan hasil penelitian, naget ayam sebaiknya tidak disimpan lebih dari 16 jam pada ruang packing meskipun kualitas naget ayam masih dalam kondisi normal atau sesuai standar perusahaan. Penyimpanan produk lebih dari 16 jam akan mengakibatkan tingkat cemaran mikroorganisme yang lebih tinggi atau bahkan melebihi standar BPOM Nomor 13 Tahun 2019 tentang Batas Maksimal Cemaran Mikroba dalam Pangan Olahan.
dc.description.abstractDemands for quality assurance and safety in the food industry continue to increase, which aligns with public awareness of the importance of these aspects in food products. PT Belfoods Indonesia is a frozen food processing company that uses chicken as its raw material. It strives to maintain the quality and safety of the products produced to become the frozen food product of choice for consumers. One of its flagship products is chicken nugget. Indonesia. As a frozen product, great care is taken when storing chicken nugget to ensure product freshness. However, products are often stuck in the packing room before being stored in cold storage. Frozen products stored for too long at inappropriate temperatures can allow thawing to occur, causing physical and microbiological damage, which impacts the quality and safety of food products. This research aims to evaluate the quality and safety of chicken nugget products during the storage process in the packing room within a certain period, which includes physical properties and the number of microorganisms. Based on research results, chicken nugget should not be stored for more than 16 hours in the packing room even though the quality of the nugget is still in normal condition or according to company standards. Storing products for more than 16 hours will result in higher levels of microorganism contamination or even exceeding BPOM standards Number 13 of 2019 concerning Maximum Limits for Microbial Contamination in Processed Food.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi Kualitas dan Keamanan Produk Naget Ayam pada Penyimpanan di Ruang Packing (15?) PT Belfoods Indonesiaid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordkeamanan panganid
dc.subject.keywordpenyimpananid
dc.subject.keywordkualitas panganid
dc.subject.keywordnaget ayamid
dc.subject.keywordolahan bekuid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record