Show simple item record

dc.contributor.advisorHariyadi, Purwiyatno
dc.contributor.authorFirdausi, Nafa Laksmi
dc.date.accessioned2024-07-22T04:14:53Z
dc.date.available2024-07-22T04:14:53Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/154470
dc.description.abstractKeamanan pangan menjadi hal yang sangat krusial untuk diperhatikan dalam melindungi konsumen dari pangan yang tidak aman. Setiap konsumen berhak atas pemenuhan pangan yang aman dan bermutu. Penjaminan pangan dapat dilakukan oleh pelaku usaha dengan menerapkan praktik keamanan pangan yang benar. UMK XYZ dengan produk ayam karage beku belum menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan penerapan CPPOB, melakukan pendampingan dan perbaikan sarana produksi, penyusunan dokumen CPPOB, dan pendaftaran sertifikasi CPPOB. Pengambilan data dilakukan dengan mengidentifikasi ketidaksesuaian kritis, mayor, dan minor menggunakan checklist pada SK BPOM No. HK.02.02.1.2.01.22.63 Tahun 2022. Penerapan CPPOB di UMK XYZ sebelum pendampingan mendapatkan rating D (sangat kurang) dengan nilai kesesuaian 46,23% dan setelah pendampingan masih terdapat ketidaksesuaian hanya pada klausul lingkungan, air, dan ventilasi sehingga rating meningkat menjadi A (sangat baik) dengan nilai kesesuaian 95,28%. Proses sertifikasi CPPOB dilakukan dengan mengunggah dokumen persyaratan dan sertifikat CPPOB UMK XYZ telah diterbitkan BPOM.
dc.description.abstractFood safety is a crucial factor to consider when protecting consumers from unsafe food. Every consumer has the right to fulfill the safety and quality of food. Food assurance can be carried out by business actors by implementing appropriate food safety practices. XYZ MSEs, which produce frozen karage chicken, have not implemented GMP. This research analyzed the gap in GMP implementation, assisted and improved production facilities, prepared GMP documents, and registered for GMP certification. Data were collected by identifying critical, major, and minor non-conformities using the checklist in BPOM Regulation No. HK.02.02.1.2.01.22.63 of 2022. The implementation of GMP in XYZ MSEs before assistance received a D (very poor) rating with a conformity value of 46,23% and after assistance there were still non-conformities only in the environment, water, and ventilation clauses so that rating increased to A (very good) with a conformity value of 95,28%. The GMP certification is carried out by uploading the required documents and the GMP certificate for XYZ MSEs has been issued by BPOM.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePendampingan Perbaikan dan Implementasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik pada Proses Produksi Karage Beku di UMK XYZ Bogorid
dc.title.alternativeAssistance for Improvement and Implementation of Good Manufacturing Practices in Frozen Karage Production Process at XYZ MSEs Bogor
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordGMPid
dc.subject.keywordassistanceid
dc.subject.keywordchicken karageid
dc.subject.keywordMSEsid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record