View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh varietas ubi kayu (Manihot utilissima POHL) dan lama fermentasi terhadap mutu sirop glukosa yang dihasilkan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.940Mb)
      Date
      1981
      Author
      Tjiptadi
      Goutara
      Nasution, M. Zein
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan mempelajari pembuatan sirop glukosa dari ubi kayu melalui proses fermentasi menggunakan ragi tape, serta melihat pengaruh varietas ubi kayu dan lama fermentasi terhadap mutu sirop yang dihasilkan. Ubi kayu yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas Adira I, Gading, dan Muara yang diperoleh dari daerah Cimanggu, kabupaten Bogor. Fermentasi dilakukan selama 3, 4, 5, dan 6 hari. Ragi tape diperoleh dari desa Cibadak, keca matan Cipanas, kabupaten Cianjur. Pengamatan dilakukan terhadap sirop glukosa yang meliputi kadar bahan kering, kadar abu, rendemen, ekuivalen dekstrosa, serta warna dan kejernihan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok dengan Percobaan Faktorial serta dilakukan ulangan se- banyak dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas ubi kayu, lama fermentasi, dan interaksi antara varietas ubi kayu dengan lama fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap mutu sirop glukosa yang dihasilkan, kecuali kadar abu tidak dipengaruhi oleh interaksi antara varietas ubi kayu dengan lama fermentasi, sedangkan pada rendemen berpengaruh nyata. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sirop glukosa yang dihasilkan dari ubi kayu varietas Adira I dengan lama fermentasi 6 hari mempunyai mutu paling baik, yakni mempunyai kadar bahan kering paling kecil (81.11 persen), sedangkan rendemen, ekuivalen dekstrosa, serta warna dan kejernihan paling besar, berturut-turut 14.70, 88.20, serta 32.3 persen. Walaupun demikian sirop glukosa yang dihasilkan tersebut masih mempunyai kadar abu terlalu tinggi, yakni sebesar 3.11 persen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150627
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository