Show simple item record

dc.contributor.advisorManullang, Monang
dc.contributor.advisorSuliantari
dc.contributor.authorSirait, Romatua Iriani
dc.date.accessioned2024-05-06T04:14:52Z
dc.date.available2024-05-06T04:14:52Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148654
dc.description.abstractTetes atau molases merupakan suatu hasil akhir yang diperoleh dari nira tebu dengan pengkristalan berulang- ulang. Tetes mengandung gula sekitar 50 60 persen. - Faktor mutu gula cair ditentukan oleh kadar bahan kering, warna, abu, pH dan jumlah dari setiap jenis gula yang ada di dalamnya. Pemakaian asam citrate, Ethylenediamine Tetraacetic Acid Dinatrium dan NaClO tidak menunjukkan penurunan ka- dar abu yang berarti. Penurunan kadar Calsium larutan tetes dengan menggu- nakan asam citrate pada konsentrasi 0.09 persen menunjuk- kan hasil yang terbaik dibanding dengan senyawa kimia Ethylenediamine Tetraacetic Acid Dinatrium dan NaClO, yaitu sebesar 21.18 persen. NaClO menurunkan kadar Mg paling besar pada konsen- trasi 0.09 persen yang menyebabkan penurunan kadar Mg sebesar 9.60 persen. Pemakaian asam citrate, Ethylenediamine Tetraacetic Acid Dinatrium dan NaClO dalam perlakuan pendahuluan ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPerlakuan Pendahuluan terhadap Tetes Sebagai Bahan Dasar Untuk Pembuatan Gual Cairid
dc.titlePerlakuan Pendahuluan terhadap Tetes Sebagai Bahan Dasar Untuk Pembuatan Gual Cairid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record