Show simple item record

dc.contributor.advisorFardiaz, Srikandi
dc.contributor.advisorApriyanto, Anton
dc.contributor.authorKusbiantoro, Bram
dc.date.accessioned2024-05-06T04:12:15Z
dc.date.available2024-05-06T04:12:15Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148653
dc.description.abstractHampir semua bahan pangan dapat dicemari oleh afla- toksin, terutama biji-bijian yang dikeringkan secara lam- bat. Aflatoksin merupakan komponen yang sangat beracun dan bersifat karsinogenik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kadar aflatoksin serta jenis kapang yang terkan- dung dalam beras disamping kadar air dan total kapang, da- lam hubungannya dengan jenis dan kadar aflatoksin yang di- hasilkan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kadar aflatok- sin B₁ yang terdapat pada beras yang berasal dari gudang DOLOG wilayah Cirebon berkisar antara O 8.13 ppb dan ka- dar aflatoksin G₁ berkisar antara O 10.00 ppb. Sedang- - kan beras yang berasal dari gudang DOLOG wilayah Bandung mempunyai kandungan aflatoksin B₁ antara O 9.75 ppb dan aflatoksin G₁ antara O 7.50 ppb. Beras yang dicemari - tersebut mempunyai kadar air lebih besar dari 14 persen. Total aflatoksin yang terdapat pada beras di atas masih dibawah standar aflatoksin yang boleh dikonsumsi menurut WHO/FAO ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKandungan Aflatoksin Pada Beberapa Jenis Beras (Oryza sativa L.) di Gudang Depot Logistik Wilayah Bandung dan Cirebonid
dc.titleKandungan Aflatoksin Pada Beberapa Jenis Beras (Oryza sativa L.) di Gudang Depot Logistik Wilayah Bandung dan Cirebonid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record