Show simple item record

dc.contributor.advisorFardiza, Dedi
dc.contributor.advisorHubeis, Musa
dc.contributor.authorSulistyono, Achmad Edi
dc.date.accessioned2024-05-06T03:59:59Z
dc.date.available2024-05-06T03:59:59Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148647
dc.description.abstractDalam penelitian ini telah dilakukan pengamatan terha- dap penurunan kandungan vitamin C "buntil" selama pembuatan- nya. Vitamin C yang diamati merupakan senyawa berbentuk asam askorbat dan asam dehidroaskorbat. Di samping itu dia- nalisa juga asam diketogulonat yang merupakan produk degra- dasi lanjut yang tidak mempunyai lagi keaktifan sebagai vi- tamin C. Pemasakan "buntil" dilakukan dengan cara pengukusan se- lama 0, 15 dan 30 menit, kemudian dilanjutkan dengan perebus- an selama 0, 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 menit. Selama pere- busan dilakukan penambahan dan tanpa penambahan santan. Selama pengukusan ternyata total asam askorbat, asam askorbat tereduksi, asam dehidroaskorbat dan asam diketogu- lonat mengalami penurunan. Konsentrasi awal total asam as- korbat, asam askorbat tereduksi, asam dehidroaskorbat dan asar dikutogulonat adalah masing-masing 368.03, 315.99, 29.59 dan 22.45 mg/100 g "buntil". Setelah dikukus 30 menit konsentrasinya turun menjadi 68.02%, 71.58%, 51.74% dan 39.38% dari konsentrasi semula. Perebusan selama 60 menit tanpa santan menghasilkan re- tensi total asam askorbat, asam askorbat tereduksi, asam de- hidroaskorbat dan asam diketogulonat kurang dari 25%, ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcDegradasi vitamin C selama pemanasan pada pembuatan "buntil"id
dc.titleDegradasi vitamin C selama pemanasan pada pembuatan "buntil"id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record