| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan- perubahan sifat fisiologi bawang merah dan buah adpokat setelah dipanen, pada beberapa kondisi penyimpanan. Bawang merah disimpan pada suhu ruang dan suhu dingin selama 6 minggu. Buah adpokat disimpan pada suhu ruang dan suhu dingin dengan dan tanpa pelapisan lilin selama 14 hari.
Perubahan sifat-sifat fisiologi yang dialami bawang merah pada suhu ruang adalah penurunan kadar air, pelunakan tekstur, penurunan kadar komponen volatil, penurunan laju respirasi dan peningkatan susut bobot. Nilai pH mengalami penurunan sampai minggu ketiga dan kemudian naik lagi sampai minggu keenam, sementara total asam relatif tidak mengalami perubahan. Kerusakan yang dijumpai pada bawang adalah busuk lunak dan berjamur untuk yang disimpan pada suhu ruang, dan keriput serta tumbuh akar untuk yang disim- pan pada suhu dingin.
Penyimpanan bawang pada suhu dingin hanya berpengaruh nyata pada perubahan kadar air, kekerasan, laju respirasi dan susut bobot. Kadar air bawang yang disimpan pada suhu dingin menurun dari 85.27 persen menjadi 79.1 persen, sedangkan yang disimpan pada suhu ruang menurun dari 85.27 persen menjadi 81.7 persen. ... | id |