| dc.description.abstract | Fenelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan protein sel tunggal dari tepung sagu dengan fermentasi medium padat. Retode
Proses pembuatan protein sel tunggal dilakukan dengan skala kecil (di dalan erlenmeyer 500 ml) dan skala menengah (dengan inkubator beraerasi).
Aspergillus niger L51 dan Aspergillus oryzae TA masing-masing ditumbuhkan pada media padat tepung sagu yang ditambah dengan air suling, sumber nitrogen urea (18,24,38,4 dan 5% (w/w)), anonium sulfat 9 (W/W) KH2PO4 4.5 % (w/w) dan larutan mineral yang mengandung MgSO4.7H2O, CaCl2, FeSO4.7H2O, Mn504-7820, ZnSO4.7H2O, CoCl2 dan ekstrak khamir. Komposisi mineral tersebut dapat dilihat pada Lampiran 7. Setelah waktu inkubasi yang ditetapkan yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 hari, protein sel tunggel yang dihasilkan dipanen dan dianalisa kadar air, kadar protein, pi, kadar abu, kadar pati dan efisiensi konversi pati menjadi protein,
Secara umum Aspergillus niger L52 nenghasilkan protein sel tunggal yang lebih baik dibandingkan dengan
Aspergillus oryzae TA₁ dan Aspergillus sp. berspora hitsm dan hijau yang diisolasi dari gabah. | id |