Show simple item record

dc.contributor.advisorDaulay, Djunjung
dc.contributor.advisorAndjay, C. C. Nurwitri
dc.contributor.authorKokro, Ferryanto
dc.date.accessioned2024-04-25T03:42:32Z
dc.date.available2024-04-25T03:42:32Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147300
dc.description.abstractKecap ikan adalah hidrolisat protein ikan yang dibudengan cara fermentasi. Produk ini biasa dikonsumsi at di Asia Tenggara dan penting artinya sebagai bahan penyedap masakan dan sumber gizi. Masalah utama pembuatan ke- cap ikan secara tradisional adalah lamanya waktu fermentasi (lebih dari 7 bulan). Dalam penelitian ini dicoba pembuatan kecap ikan dengan cara kombinasi perlakuan hidrolisa dan fermentasi untuk mempercepat proses pembuatannya. Sebagai bahan penghidrolisa digunakan HC1 4N dengan katalisator asam paratoluen disulfonat, HC1 6N, HCl 10N, enzim bromelin dari buah nanas (Ananas comosus), dan campuran enzim bromelin dengan papain dari buah pepaya (Carica papaya). Selanjutnya hidrolisat ikan difermentasi pada kondisi semi anaerob. Untuk sumber mikroba (starter) digunakan kecap ikan yang sudah difermentasikan selama empat bulan. Selama fermentasi pH mengalami perubahan dengan pola yang tidak teratur. Terjadi peningkatan nilai N-- amino, N-volatil, dan VRS selama fermentasi. Sedangkan N-total akan menurun selama fermentasi. Total mikroba halofilik juga menurun selama fermentasi. Hasil pengujian organoleptik menunjukkan adanya perbaikan aroma kecap ikan selama fermentasi. Kecap ikan yang dibuat dengan kombinasi perlakuan hidrolisa HCl 10N dan fermentasi menunjukkan skor kesukaan terhadap aroma yang tertinggi…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPembuatan Kecap Ikan Dengan Cara Kombinasi Hidrolisa dan Fermentasiid
dc.titlePembuatan Kecap Ikan Dengan Cara Kombinasi Hidrolisa dan Fermentasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record