View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pertumbuhan tiga jenis jangkrik lokal (kalung, cliring, dan cendawang) dengan pakan yang berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.691Mb)
      Date
      2001
      Author
      Lumowa, Agung Tribowo
      Pangestu, Bambang
      Mansjoer, Sri Supraptini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kebutuhan terhadap jangkrik di pasaran masih cukup tinggi sebab jangkrik diyakini cocok sebagai pakan burung berkicau dan ikan arwana. Kemunculan jangkrik di alam bersifat musiman sehingga tidak akan tercukupi bila hanya mengandalkan dari tangkapan alam saja. Untuk itu perlu suatu usaha budidaya jangkrik secara kontinyu untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2000 di Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak, Jurusan Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, IPB. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan tiga jenis jangkrik lokal yaitu jangkrik Kalung (Gryllus bimaculatus), jangkrik Cliring (Gryllus mitratus), dan jangkrik Cendawang (Gryllus testaceus) pada pemberian pakan yang berbeda kadar proteinnya. Peubah yang diamati adalah bobot badan mingguan, pertambahan bobot badan mingguan, konsumsi pakan, dan konversi pakan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan tiga jumlah ulangan. Faktor pertama jenis jangkrik (tiga jenis) dan faktor kedua adalah pakan jangkrik dengan dua taraf yaitu pakan ayam berkadar protein 16-18% dan 20-22%. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey's. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jangkrik Kalung mengalami dewasa kelamin dan pertumbuhan yang paling cepat, namun mempunyai bobot badan dewasa yang paling rendah. Jangkrik Cliring dewasa kelamin, pertumbuhan, dan bobot badan dewasanya berada diantara jangkrik Cendawang dan jangkrik Kalung. Jangkrik Cendawang mengalami dewasa kelamin dan pertumbuhan yang paling lambat, namun mempunyai bobot badan dewasa yang paling besar. Jangkrik Cendawang paling efisien dalam menggunakan pakan dibanding jangkrik Cliring dan jangkrik Kalung, sedangkan jangkrik Cliring lebih efisien dalam menggunakan pakan dibanding jangkrik Kalung. Pemberian pakan berkadar protein 20-22% menghasilkan produksi yang lebih baik dibanding pakan berkadar protein 16-18%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146157
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4043]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository