View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mempelajari Nilai Gizi Dan Sifat Fisikokimia Protein Kacang Gude (Cajanus cajan)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (24.55Mb)
      Date
      1988
      Author
      Wibowo, Ponco Budi
      Nurtama, Budi
      Widowata, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kacang-kacangan atau leguminosa telah dimanfaatkan di seluruh dunia sebagai bahan makanan yang mempunyai nilai gizi tinggi terutama di daerah tropis dan subtropis. Dibanding bahan nabati lainnya, kacang-kacangan mempunyai kandungan protein yang paling besar dengan harga yang relatif murah. (Sunaryo, 1985). Di Indonesia, pemanfaatan kacang gude masih belum populer dibanding kedele walaupun kacang gude mempunyai kelebihan dibandingkan kedele. Kelebihan tersebut yakni harganya relatif lebih murah, mudah ditanam dan dapat tumbuh dengan baik di daerah kering dan kurang subur. Dengan demikian tanaman ini dapat menggantikan fungsi kedele di daerah kering seperti wilayah Indonesia bagian timur (Syam, 1985). Kandungan nutrisi kacang gude cukup tinggi. Kandungan protein kacang gudę sekitar 20-25%, karbohidrat 60% namun hanya mengandung sedikit lemak yakni sekitar 2%. Kandungan nutrisi penting lainnya adalah vitamin A, phospor dan kalsium. Seperti leguminosa pada umumnya, kacang gude juga mengandung tanin, tripsin dan kimotripsin inhibitor yang cukup tinggi yang banyak berpengaruh terhadap nilai kecernaan proteinnya. Penggunaan kacang gude di Indonesia masih bersifat tradisional yakni sebagai lalapan (mentah) atau sebagai sayuran tambahan. Pengembangan pemanfaatan kacang gude telah dilakukan oleh Balai Tanaman Pangan Sukamandi sebagai bahan dasar tempe, tahu atau sebagai suplemen pada produk tempe, tahu, kecap dan kue kering (cookies). Keterbatasan penggunaan ini mungkin disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang sifat dasar atau sifat fungsional dari masing-masing kandungan nutrisinya. Sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kecerdasan manusia Indonesia serta dalam rangka meningkatkan pemanfaatan dan nilai tambah dari kacang gude maka perlu penelitian lebih lanjut tentang kandungan nutrisi dan sifat fungsional kacang gude terutama kandungan proteinnya dimana kacang gude lebih ditekankan sebagai sumber protein nabati yang murah…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143117
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository