Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiastra, I Wayan
dc.contributor.authorSimarmata, Leo Fernando
dc.date.accessioned2024-03-25T01:27:40Z
dc.date.available2024-03-25T01:27:40Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143092
dc.description.abstractBiji mete merupakan bagian dari jambu mete yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Selain berkadar lemak yang tinggi, juga mengandung minyak CNSL (Cashew Nut Shell Liquid) yang sangat berguna dalam berbagai industri seperti industri minyak pelumas, kertas, bahan dasar dalam pembuatan vernis. Kacang mete merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang sangat potensial. Jumlah ekspor dari tahun 1977 ke tahun 1988 meningkat dari 23 ton menjadi 8 384 ton. Penanganan pasca panen dari biji mete terutama meliputi pengeringan dan penyimpanan. Penyimpanan antara lain bertujuan untuk mempertahankan kadar air pada ting- kat yang aman agar mutu bahan tetap tinggi dalam waktu. yang lama. Untuk membuat desain gudang penyimpanan dibutuhkan pengetahuan tentang sorpsi isotermi bahan yang menunjukkan hubungan antara kadar air keseimbangan bahan dengan kelembaban relatif dalam ruang penyimpanan. Di Indonesia, penelitian mengenai sorpsi isotermi biji-bijian belum banyak diperhatikan dibandingkan dengan negara lain, padahal perubahan kelembaban relatif dan...
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenentuan adsorpsi isotermi biji mete(Anacardium occidentale Linn.) dengan metode statikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record