| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pembuatan mutiara jagung melalui teknologi pratanak dan memilih jenis jagung yang cocok untuk pembuatan mutiara jagung.
Proses pratanak dicapai dengan kombinasi perendaman 6 jam dan pengukusan 30 menit.
Dari tiga jenis jagung yaitu Arjuna, Hibrida C-1 dan jagung Ketan, dengan perlakuan pratanak dihasilkan rendemen mutiara jagung Ketan 67,23%, jagung Hibrida C-1 63,56% dan jagung Arjuna 62,91%.
Perbedaan jenis jagung juga menyebabkan perbedaan yang nyata pada mutu produk yang meliputi kadar lemak dan kadar serat kasar tetapi tidak ada perbedaan yang nyata dalam kadar protein, kadar abu dan kadar karbohidrat. Mutu mutiara jagung dari jenis ketan lebih tinggi dari pada, jenis, Hibrida C-1 dan Arjuna.
Proses pemberasan atau pembuatan mutiara jagung menyebabkan penurunan kadar protein, kadar lemak, kadar abu dan kadar serat kasar dan meningkatkan kadar karbohidrat.
Dengan proses pratanak rendemen mutiara jagung 63,2% atau 30,1% lebih tinggi dari pada tanpa pratanak (48,3%). | id |