View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mempelajari pengaruh alat pengering metode pengeringan dan konsentrasi natrium benzoat terhadap mutu bubuk cabai rawit kering (Capsicum trutescens L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (14.46Mb)
      Date
      1998
      Author
      Widyastuti, Aryani
      Udin, Faqih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai sifat mudah rusak (perishable) terutama setelah panen. Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh mikroorganisme seperti Gloeosporium sp., Xanthomonas solanacearum dan Colletotricum capsici. Kondisi ini akan menyebabkan kehilangan (loss) dari total produksi. Pengeringan cabai rawit dilakukan sebagai alternatif teknologi pengolahan untuk menekan kehilangan pasca panen, membuka peluang baru dalam pengembangan agroindustri, mempertahankan daya simpan dan meningkatkan pendapatan produsen. Pengeringan dilakukan dengan menggunakan alat pengering karena disamping lebih cepat dan higienis, juga karena pengeringan secara tradisional sudah tidak dapat diandalkan lagi kuantitas dan kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh alat pengering (oven dan drum dryer), metode pengeringan (digiling sebelum dikeringkan dan digiling setelah dikeringkan) dan konsentrasi natrium benzoat (0.03%, 0.06%, dan 0.09%) terhadap mutu bubuk cabai rawit kering. Bubuk cabai rawit kering dibuat melalui proses sortasi, pencucian, blansir, pengeringan, dan penggilingan. Analisa mutu yang dilakukan meliputi kadar air, aktivitas air, pH, kadar abu, vitamin C, total asam, total mikroba, dan uji organoleptik yang meliputi tingkat kepedasan, warna dan tekstur. Faktor alat pengering yang digunakan dapat meningkatkan nilai pH, total asam dan kadar abu. Metode pengeringan yang dilakukan dapat menurunkan aktivitas air dan total mikroba, serta meningkatkan kadar abu, total asam.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140290
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository