Show simple item record

dc.contributor.advisorRoedjito, Djiteng
dc.contributor.advisorAnwar, Faisal
dc.contributor.authorRadyoputri, Meita Suryantini
dc.date.accessioned2024-02-27T08:37:45Z
dc.date.available2024-02-27T08:37:45Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140208
dc.description.abstractTujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui kemungkinan pengembangan cincau sebagai makanan sumber provitamin A bagi anak. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimis Makanan. Puslitbang Gizi Bogor dan di Kotamadya Bogor. Analisa statistik yang digunakan adalah uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa daun cincau memiliki kandungan total karoten yang tinggi. Berdəsərkən uji BNT didapatkan bahwa kandungan total karoten daun cincau antar lokasi berbeda nyata. Hal imi mungkin disebabkan oleh perbedaan jenis (varietas) daun yang di- gunakan oleh pedagang. Kandungan total karoten cincau, yang merupakan hasil olahan daun cincau, juga memiliki nilai yang tinggi yaitu berkisar antara 915 - 2 888 ug. Nilai ini kurang lebih sepersepuluh dari kandungan total karoten daun cincau. Hasil yang diperoleh melalui wawan- cara dengan murid SD diketahui bahwa 34.44 persen sampel menyatakan suka terhadap cincau dan 51.11 persen menyatakan biasa. Sedangkan konsumsi cincau muria SD sampel rata-rata sebesar 50 rupiah atau 140 gram (memiliki nilai vitamin A rata-rata sebesar 1. 274 SI). Sehingga cincsu yang dikonsumsi menyumbang kecukupan vitamin A pada anak 7 - 9 tahun sebesar 4.45 persen (SD Bangka III), 12.04 persen (SD Papandayan II) dan 6.26 persen (SD Layungsari III). Bila ditinjau ketersediaan cinceu di Kotamadya Bogor cukup besar. Dari 135 orang pedagang yang ada akan tersedia cincau sebanyak 3 645 kilogram per hari atau 26 590 275 SI. Keadaan ini memungkinkan untuk meng- gunakan cincau sebagai salah satu program dalam membantu pencegahan dan penanggulangan kurang vitamin A yang terjadi di Kotamadya Bogor. Selain itu berjualan cincau mampu memberi sumbangan yang besar bagi ekonomi keluarga yaitu rata-rata 3 560 rupiah per hari. Dari gambaran di atas disimpulkan bahwa cincau memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcProspek pengembangan cincau sebagai makanan sumber provitamin Aid
dc.titleProspek pengembangan cincau sebagai makanan sumber provitamin Aid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record