| dc.description.abstract | Carrageenan adalah hasil ekstraksi dari rumput laut yang tergolong kelas Rhodophyceae dengan menggunakan larut- an alkali. Jenis rumput laut yang digunakan dalam peneliti- an ini adalah Eucheuma spinosum, jenis lokal yang berasal dari Nusa Dua, Bali. Jenis ini cukup potensial di perairan Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi eks- traksi optimum sehingga diperoleh carrageenan dengan rende- men yang optimum dan kualitas yang memenuhi persyaratan FAO dan FCC.
Ekstraksi carrageenan dilakukan melalui tahapan-tahapan proses yang dimulai dengan persiapan bahan dan diteruskan de- ngan pencucian, ekstraksi I, penghancuran, ekstraksi II, fil- trasi, pengendapan, pencucian, pengeringan dan penggilingan. Suhu ekstraksi adalah 75°, 85° dan 95°C dan waktu ekstraksi adalah 1, 2, 3, 4 dan 5 jam.
Pengolahan data untuk rendemen, kadar sulfat dan kekuat- an gel menggunakan teknik optimasi, sedangkan pengolahan data untuk viskositas, kadar abu dan kadar susut pengeringan dila- kukan dengan rancangan acak faktorial.
Rendemen optimum carrageenan adalah 67.23 persen, di- peroleh dengan kombinasi perlakuan suhu 75.1°C dan waktu 1.90 jam. Kekuatan gel optimum 365.48 g/cm² dicapai de- ngan kombinasi perlakuan suhu 71.9°C dan waktu 2.32 jam. Kadar sulfat optimum adalah 24.09 persen dengan suhu eks-traksi 74.8°C dan waktu 1.1 jam.
Viskositas maksimum carrageenan adalah 205.37 centi- poise, dicapai dengan perlakuan suhu 75°C dan waktu 2 jam.
Hasil analisa kadar abu carrageenan rata-rata 21.91 persen, analisa kadar susut pengeringan rata-rata 10.64 persen, analisa logam berat menunjukkan bahwa didalam car- rageenan tidak terdeteksi adanya timbal dan arsen. Semua analisa diatas memenuhi standar mutu yang dite- tapkan oleh FAO dan FCC…. | id |