View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hubungan penyerapan air dan volume pengembangan beras terhadap sifat kepulenan nasi selama penanakan

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (15.61Mb)
      Date
      1997
      Author
      Susanti, Welmi
      Soekarto, Soewarno T
      Hubeis, Musa
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penanakan nasi dilakukan dengan menggunakan alat tanak laboratorium yang dirancang khusus. Alat tanak ini terdiri dari empat komponen, yaitu bejana, tutup, sarangan atau rak penyangga dan muk. Bejana dan tutup terbuat dari bahan alumunium, sarangan atau rak penyangga terbuat dari bahan stainless steel dan muk terbuat dari bahan gelas. Alat tanak ini mempunyai beberapa keunggulan, antara lain proses penanakan nasi lebih singkat. yaitu ± 30 menit (10 menit proses pengaronan dan 20 menit proses pengukusan), karena proses pengaronan dan pengukusan dilakukan dalam satu wadah, dapat menentukan besarnya penyerapan air dan volume pengembangan dari beberapa varietas beras dengan mudah. Pengamatan terhadap karakteristik mutu tanak dan mutu rasa nasi dari berbagai tingkatan kadar amilosa yang dilakukan pada penelitian ini adalah penyerapan air. volume pengembangan dan uji organoleptik kepulenan nasi, hubungan antara penyerapan air dan volume pengembangan terhadap sifat kepulenan nasi. Penyerapan air dan volume pengembangan diamati selama proses pengaronan, pengukusan dan setelah nasi jadi. Kadar air yang tertinggi adalah varietas beras IR 65 (12,17%) dan terendah varietas beras IR 42 (13,65%). Beras yang diteliti mengandung kadar air yang normal (14%), sehingga beras akan aman selama penyimpanan pada penelitian ini dilakukan. Nilai penyerapan air dan volume pengembangan yang terbesar dari keempat varietas beras ini adalah varietas beras IR 42 (236,3% dan 304,7%), sedangkan yang terkecil adalah varietas beras IR 65 (208,8% dan 220,8%). Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kadar amilopektin, kadar air awal dan komponen minor yang terdapat dalam beras tersebut. Ketiga faktor tersebut berpengaruh negatif terhadap penyerapan air dan volume pengembangan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139869
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository