Pendugaan umur simpan kacang tanah b erlemak rendah (partially defaatted peanuts) dengan model arrhenius dan model sorpsi isothermis
View/ Open
Date
1998Author
Setiawan, Puguh
Ahza, Adil Basuki
Arpah, Muhamad
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu produk pangan dari kacang tanah adalah kacang tanah berlemak rendah (partially defatted panuts), baik sebagai produk antara maupun sebagai produk akhir (snack foods). Kacang tanah berlemak rendah (KTBR) dapat dihasilkan dengan mengeluarkan sebagian minyak kacang tanah kering (kadar air 4-6%) melalui pengepresan hidrolik. Pengembalian ke bentuk semula (rekonstitusi) kacang tanah yang telah dipres dilakukan dengan perendaman pada air hangat (40-50°C).
Penelitian ini bertujuan menentukan umur simpan KTBR yang dikemas dengan plastik Low Density Polyethylene (LDPE) dengan menggunakan model Arrhenius dan model sorpsi isothermis. Pada penentuan umur simpan dengan model Arrhenius parameter kerusakan yang diamati adalah ketengikan dengan uji bilangan peroksida, sedangkan pada model sorpsi isothermis diamati kerenyahan (kadar air) sebagai parameter kerusakannya.
Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Pada penelitian pendahuluan akan ditentukan kondisi proses pembuatan KTBR yang optimum dengan menggunakan dua perlakuan, yaitu lama pengepresan pada taraf 10 menit dan 30 menit, serta tekanan pengepresan pada taraf 1000, 2000, dan 3000 psi, dengan dua kali ulangan.
Uji organoleptik terhadap kacang tanah berlemak rendah dan kontrol menunjukkan bahwa keduanya mempunyai rasa, tekstur dan aroma yang disukai oleh panelis, sedangkan penampakan kacang tanah berlemak rendah kurang disukai oleh panelis. Besar tekanan dan lama pengepresan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah hiji yang hancur. Persen biji yang hancur rata-rata sebesar 1.85 ± 0.58 persen, dimana jumlah biji yang belah tidak diperhitungkan.
