Perubahan kimia, aktivitas enzimatik dan mikrobiologi selama fermentasi garam pada pembuatan tauco secara tradisional
View/ Open
Date
1998Author
Iskandar, Marzuki
Nuraida, Lilis
Hariyadi, Ratih Dewanti
Metadata
Show full item recordAbstract
Tauco adalah produk pangan asal kedelai yang diolah secara tradisional dan dikenal serta disukai terutama karena citarasanya. Pembuatan tauco melalui 2 tahap fermentasi yaitu fermentasi oleh kapang dan fermentasi dalam larutan garam. Selama fermentasi tersebut terjadi perubahan kimia yang mempengaruhi pembentukan flavor pada tauco. Pada penelitian ini dipelajari perubahan kimia, aktivitas enzimatik maupun mikrobiologi selama fermentasi garam berlangsung.
Kedelai yang sudah difermentasi diperoleh dari perusahaaan tauco cap Beruang. Selanjutnya dilakukan fermentasi dalam larutan garam pada kadar garam 20% (b/v) selama 4 minggu. Parameter yang diamati pada tauco selama fermentasi garam berlangsung meliputi kadar air, pH, total asam tertitrasi, total gula, kadar gula pereduksi, total nitrogen, kadar nitrogen terlarut, kadar amino nitrogen, aktivitas enzim amilase, aktivitas enzim protease, total kapang, total khamir dan total bakteri asam laktat.
Selama fermentasi garam berlangsung dari awal fermentasi sampai minggu keempat terjadi penurunan pada kadar air, nilai pH, total nitrogen dan total gula, aktivitas enzim baik protease maupun amilase serta penurunan total kapang, khamir dan bakteri asam laktat. Sebaliknya untuk total asam tertitrasi, kadar nitrogen terlarut, kadar amino nitrogen, dan kadar gula pereduksi selama fermentasi garam terjadi peningkatan. ...
