| dc.description.abstract | Tujuan Penelitian yang telah penulis lakukan adalah untuk mengetahui pengaruh makanan yang mempunyai sumber protein utama tepung udang, tepung kedelai dan campuran- nya dengan tingkat perbandingan berbeda terhadap pertum- buhan, effisiensi makanan dan kelangsungan hidup udang windu.
Penelitian dilakukan di Balai Budidaya Air Payau Jepara, Jawa Tengah mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 31 Oktober 1986.
Udang yang digunakan adalah udang windu (Penaeus mo- nodon Fab.) yang telah mencapai stadis post larva (PL-55). Berat rata-rata individu udang 0,17 gram dengan padat pe- nebaran 70 ekor per meter persegi atau 20 ekor per wadah.
Wadah yang digunakan berupa bak kayu dengan ukuran 3 203 x 182 x 40 Cm yang disekat dengan kayu menjadi 12 bak dengan ukuran masing-masing 60 x 50 x 40 cm³. Masing- masing bak permukaan dalamnya dilapisi plastik. Dasar wadah diberi substrat pasir dengan ketebalan kira-kira dua cm. Wadah diisi air laut dengan salinitas 19 – 22 permil dengan kedalaman 25 cm.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulang- an. Sumber protein utama keempat perlakuan A, B, C dan Dadalah tepung udang, campuran antara tepung udang dan kedelai dengan perbandingan 2: 1, 1: 2 dan tepung kede- lai. Kadar protein makanan setiap perlakuan 40 persen, makanan diberikan dua kali sehari yaitu pukul 18.00 dan pukul 24.00 dengan jumlah 20 persen dari berat rata-rata individu perlakuan…dst | id |