Show simple item record

dc.contributor.advisorDewi, Farida Ratna
dc.contributor.authorWibowo, Brilyant Agung
dc.date.accessioned2023-11-01T11:40:11Z
dc.date.available2023-11-01T11:40:11Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129883
dc.description.abstractObligasi syariah telah mengalami perkembangan yang cukup baik di pasar modal Indonesia sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 2002. Pada akhir 2008 saat krisis global melanda dunia, pergerakan di pasar obligasi syariah cenderung lebih stabil dibandingkan instrumen investasi yang lain seperti saham dan obligasi konvensional, yang menujukkan bahwa obligasi syariah memiliki kinerja yang cukup baik karena dapat bertahan ditengah krisis global. Namun faktanya total emisi sukuk yang beredar masih sangat kecil dibandingkan dengan total emisi obligasi secara keseluruhan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh minimnya informasi yang dapat diakses oleh para investor tentang pergerakan dan statistik kinerja obligasi syariah di pasar modal sehingga investor cenderung ragu – ragu untuk berinvestasi pada produk obligasi syariah. Pada penelitian ini perusahaan yang diteliti adalah perusahaan dari industri retail yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah terdapat perbedaan return dan risiko antara obligasi syariah dengan obligasi konvensional di perusahaan retail dan (2) mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja antara obligasi syariah dan obligasi konvensional di perusahaan retail. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang didapat dari Bursa Efek Indonesia untuk masing – masing obligasi berupa nama obligasi, tanggal penerbitan dan jatuh tempo, nilai kupon/sewa, dan nilai WAP (Weighted Average Price) atau nilai rata – rata tertimbang dari masing – masing obligasi. Return dan risiko obligasi dihitung dengan mencari nilai Yield To Maturity dan standar deviasi dari masing – masing obligasi. Sedangkan penghitungan kinerja obligasi didapat dengan menggunakan metode Sharpe. Hasil perhitungan menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan atas return dan risiko dari obligasi konvensional dan syariah dimana obligasi syariah memberikan tingkat return yang lebih besar (12,59%) dibandingkan dengan obligasi konvensional (12,19%). Di sisi lain obligasi syariah mampu menghasilkan tingkat risiko yang lebih kecil (0,79%) dibandingkan dengan obligasi konvensional (1,09%). Dari perhitungan nilai kinerja obligasi didapat hasil bahwa semua obligasi yang diteliti menghasilkan nilai positif yang berarti memiliki kinerja yang baik, dimana rata – rata kinerja obligasi syariah menunjukkan hasil yang lebih baik (15,68) dibandingkan dengan obligasi konvensional (5,70).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studies - Managementid
dc.titleAnalisis Perbandingan Kinerja Obligasi Syariah dan Konvensional Dengan Pendekatan Metode Sharpeid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordObligasi Syariahid
dc.subject.keywordObligasi Konvensionalid
dc.subject.keywordSharpe Ratioid
dc.subject.keywordPerusahaan Retailid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record