| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi ibu mengenai konsumsi buah dan sayur dan status gizi anak usia pra sekolah di TK Salman Jakarta. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 orang yang dipilih berdasarkan stratifikasi metode acak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. milik ibu pengetahuan gizi diukur melalui kuesioner. Buah-buahan dan sayur-sayuran konsumsi diukur dengan catatan makanan. Konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran kebiasaan diukur dengan Food Frekwensi Questionnaire (FFQ). Status gizi dari
anak usia pra sekolah diukur dengan metode antropometri dengan indeks BB/U, TB/U, dan IMT/U. Analisis data pengetahuan gizi ibu, konsumsi buah-buahan dan sayuran, dan status gizi menggunakan statistik deskriptif dan spearman korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum
pengetahuan gizi ibu sedang 53,5%. Sampel konsumsi buah dan sayur pun masih kurang dari porsi yang dianjurkan, 3 porsi buah-buahan (300 g) dan 2 porsi sayuran (200 gram). Buah-buahan terbanyak dikonsumsi dengan frekuensi 7-14 kali kali/minggu berwarna oranye (27,9%). Sayuran yang paling banyak dikonsumsi adalah frekuensi 7-14 kali/minggu adalah wortel (23,3%). Status gizi berdasarkan
indeks BB/U secara umum baik (72,1%), berdasarkan indeks TB/U secara umum baik normal (90,7%), dan berdasarkan IMT/U secara umum normal (69,8%). Hasil dari korelasi spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antar pengetahuan gizi ibu dengan konsumsi buah dan sayur (p>0,05)
dan status gizi anak usia pra sekolah (p>0,05). Tidak ada yang signifikan hubungan antara konsumsi buah-buahan dan sayuran dengan status gizi pra anak sekolah (p>0,05). | id |