| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ikan lele berprotein tinggi
(Clarias gariepinus) pemberian biskuit terhadap status gizi balita anak-anak. Pra-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest diterapkan pelajaran ini. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2011, di Simpenan dan Kecamatan Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Kriteria inklusi bersifat purposif pengambilan sampel adalah anak-anak dengan berat badan kurang (-3,0≤ Z score<-2,0) yang dikarakterisasi tanpa penambahan berat badan selama tiga kali penimbangan bulanan eksekutif, dan sukarela mengikuti observasi selama 88 hari. Sebanyak 42 balita berpartisipasi penuh dalam penelitian ini.
Data primer (karakteristik sosial ekonomi balita dan keluarganya, kondisi lingkungan, konsumsi makanan, pola makan dan kesehatan orang tua, konsumsi biskuit selama 88 hari dan angka kesakitan) dan data sekunder (deskripsi wilayah Sukabumi dan daftar nama anak balita) adalah dikumpulkan seluruhnya. Analisis statistik menggunakan uji Spearman dan uji t sampel berpasangan untuk menganalisis hubungan dan perbedaan rata-rata variabel data. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara status gizi balita dengan tingkat kepatuhan (r = 0,718, p<0,05), kecukupan energi tingkat (r = 0,741, p<0,05) dan tingkat kecukupan protein (r = 0,775, p<0,05). Pemberian biskuit ikan lele (Clarias gariepinus) berprotein tinggi meningkatkan status gizi balita secara signifikan (p<0,05). | id |