| dc.description.abstract | Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian zat
gizi mikro (sprinkle) terhadap peningkatan asupan energi dan zat gizi anak usia
1-3 tahun. Tujuan khususnya adalah mendeskripsikan pola asuh pemberian
makan anak, mendeskripsikan penyakit infeksi yang diderita anak dalam satu
bulan sebelum pengambilan data, menganalisis pengaruh pemberian zat gizi
mikro (sprinkle) terhadap peningkatan asupan energi dan zat gizi pada anak,
serta menganalisis pengaruh pemberian zat gizi mikro (sprinkle) terhadap
peningkatan tingkat kecukupan energi dan protein pada anak usia 1-3 tahun.
Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental study dengan
pretest postest control group design. Desain penelitian tersebut digunakan untuk
melihat perbedaan peningkatan asupan energi dan gizi pada anak usia 1-3 tahun
yang mendapatkan sprinkle Taburia dan yang tidak mendapatkan sprinkle
Taburia. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian payung yang berjudul
“Pengaruh Pemberian Taburia (Sprinkle) terhadap Kesehatan dan Tumbuh
Kembang Anak Balita.” Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2012 – Juli 2012
di wilayah Puskesmas Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur sebagai
wilayah intervensi dan di wilayah Puskesmas Tambelan Sampit Kecamatan
Pontianak Timur sebagai wilayah kontrol. Contoh dalam penelitian ini adalah
anak usia 1-3 tahun yang berada di wilayah Puskesmas Banjar Serasan yang
berjumlah 45 contoh sebagai kelompok intervensi dan anak usia 1-3 tahun yang
berada di wilayah Puskesmas Tambelan Sampit yang berjumlah 40 contoh
sebagai kelompok kontrol.
Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data primer
meliputi karakteristik contoh, karakteristik keluarga, pola asuh pemberian makan
anak, penyakit infeksi, asupan energi dan zat gizi, serta tingkat kecukupan energi
dan zat gizi. Data karakteristik contoh, karakteristik keluarga, pola asuh
pemberian makan anak dan penyakit infeksi diperoleh dengan wawancara
menggunakan kuesioner. Data konsumsi pangan diperoleh melalui metode food
recall 2 x 24 jam. Data sekunder yang digunakan berupa keadaan umum wilayah
yang diperoleh dari profil Puskesmas Banjar Serasan dan profil Puskesmas
Tambelan Sampit.
Data yang diperoleh diolah dengan tahapan editing, coding, processing,
dan cleaning. Data yang telah diverifiaksi diolah menggunakan software
Microsoft Excell dan dianalisis menggunakan software SPSS for Windows versi
17.0. Perbedaan antara kedua kelompok diuji dengan uji beda chi square dan uji
beda t-test independent, sedangkan perbedaan antara sebelum dan setelah
intervensi diuji dengan uji beda paired t-test.
Data karateristik contoh meliputi umur dikelompokkan dalam dua
kelompok yaitu 12-23 bulan dan 24-36 bulan (Wardlaw 2009). Karakteristik
keluarga meliputi pendidikan orang tua dikelompokkan menjadi SMP ke bawah
dan SMA ke atas, pekerjaan ayah dikelompokkan menjadi wiraswasta/karyawan
dan nelayan/buruh, pendapatan perkapita dikategorikan miskin dan tidak miskin
berdasarkan garis kemiskinan provinsi Kalimantan Barat tahun 2010 yaitu
sebesar Rp. 189.407,-/kapita/ bulan, dan besar keluarga berdasarkan BKKBN
(1998). | id |