Show simple item record

dc.contributor.advisorBriawan, Dodik
dc.contributor.authorPermatahati, Intan
dc.date.accessioned2023-10-26T07:49:58Z
dc.date.available2023-10-26T07:49:58Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128618
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan bioavailabilitas zat besi pada ibu hamil wanita menggunakan tiga metode berbeda. Penelitian dilakukan di kota Bogor. Desain penelitian ini adalah studi cross-sectional, dan jumlah sampel adalah 203 wanita hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anemia prevalensinya adalah 22,2%. Konsumsi makanan hewani sebagai sumber zat besi tadi masih rendah (80 g) mungkin 84,2% sampel memiliki zat besi yang tidak mencukupi. Asupan vitamin C sebagai peningkat bioavailabilitas zat besi sebesar 39,1 mg. Penelitian ini memiliki menunjukkan bahwa asupan zat besi heme (8,9 mg) lebih rendah dibandingkan dengan zat besi non-heme (13,3 mg). Berdasarkan hasil tersebut diperoleh nilai bioavailabilitas zat besi sebesar 3,9 mg. Dia menunjukkan bahwa bioavailabilitas zat besi pada penelitian ini lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia RDA. Ketersediaan hayati zat besi dipengaruhi secara signifikan (R2=0,996; p<0,05) berdasarkan asupan dari vitamin A, vitamin C dan zat besi. Korelasi orang menunjukkan tidak ada hubungan (r=0.170; p>0.05) antara bioavailabilitas zat besi dengan status anemia.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcHuman Ecology - Nutrition Scienceid
dc.titleBioavailabilitas Zat Besi dan Konsumsi Pangan pada Ibu Hamil di Kota Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordIron bioavailabilityid
dc.subject.keywordFood consumptionid
dc.subject.keywordPregnant womanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record