Show simple item record

dc.contributor.advisorHardinsyah
dc.contributor.advisorKusno, Sri Rihati
dc.contributor.authorNurrohmah
dc.date.accessioned2023-10-22T23:41:26Z
dc.date.available2023-10-22T23:41:26Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127587
dc.description.abstractIklan produk makanan terdiri dari 27,6% makanan, 47,7% minuman, 13,8% suplemen dan 10,9% bahan makanan. Umumnya sasaran iklan adalah masyarakat umum dan wanita. Jenis klaim yang paling sering dijumpai adalah 'lezat atau enak' dan 'gizi tepat'. 'Lezat atau enak' dan 'gizi tepat' diklaim oleh 40,8% produk, 'zat dengan fungsi khusus' diklaim oleh 28,7% produk, 'praktis' diklaim oleh 6,9% pro­ duk dan 'aman' diklaim oleh 6,3% produk. Terdapat dua iklan yang melanggar pasal 35 Peraturan Menteri Kesehatan No.79/MENKES/PER/ Ill/1978 tentang Label dan Periklanan serta Keputusan Men­ teri Kesehatan Nomor 386/ MENKES/SK/IV/1994 tentang Pedoman Peiklanan Obat Bebas, Obat Tradisional, Alat Kesehatan, Kosmetika, Perbekalan Rumah Tangga dan Makanan-Minuman pada Lampiran 4 yang menyebutkan bahwa periklanan makanan tidak boleh menjurus ke pendapat, bahwa makanan yang bersangkutan berkhasiat sebagai obat. Produk di atas berarti melanggar Undang-undang Pangan pasal 33 ayat J karena telah memberikan keterangan yang tidak benar dan menyesatkan yaitu mengklaim dapat mengatasi penyakit.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcNutritionid
dc.titleMateri konsultasi gizi dan klaim iklan makanan di majalah dan tabloid Nasionalid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record