| dc.description.abstract | Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan konsumsi
pangan sumber vitamin C dan menstruasi dengan status anemia pada remaja
putri. Tujuan khusus dari penelitian ini yaitu : (1) Mengetahui karakteristik siswa
(uang saku, usia dan awal menstruasi), (2) Mengetahui karakteristik keluarga
(jumlah anggota keluarga, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua dan
pendapatan orang tua), (3) Mengetahui konsumsi pangan sumber vitamin c pada
siswa, (4) Mengetahui lama menstruasi pada siswa, (5) Mengetahui status
anemia pada siswa, (6) Menganalisis hubungan konsumsi pangan sumber
vitamin C terhadap status anemia dan (7) Menganalisis hubungan lama
menstruasi terhadap status anemia.
Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Lokasi
perlakuan dilakukan terhadap SMA yang memenuhi persyaratan secara
purposive. Lokasi penelitian yaitu di SMA Negeri 1 Ciampea dan SMA Negeri
Cibungbulang Kabupaten Bogor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober
2009 sampai dengan bulan Desember 2009.
Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data
dikumpulkan melalui dua cara yaitu dengan wawancara langsung dan
pemeriksaan laboratorium yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dari RS
PMI Bogor. Data primer meliputi: karakteristik contoh (umur, usia menarche,
jumlah uang saku); karakteristik keluarga contoh (besar keluarga, jumlah saudara
kandung, pendidikan orangtua, pekerjaan orang tua dan pendapatan orangtua);
konsumsi pangan sumber vitamin C serta riwayat menstruasi (lama menstruasi)
yang diperoleh menggunakan kuesioner dan recall 1x24 jam; kadar hemoglobin
contoh yang diperoleh dengan cara pengukuran langsung dan pemeriksaan
laboratorium. Untuk analisa Hb digunakan metode cyanmethemoglobin. Data
sekunder berasal dari sekolah meliputi profil sekolah yang diperoleh dari arsip
data yang ada di sekolah yang bersangkutan.
Proses pengolahan data meliputi editing, coding, cleaning, entry dan
analisis data. Data yang telah diperoleh kemudian dikumpulkan disajikan dalam
bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif. Program komputer yang digunakan
untuk pembuatan database dan penyimpanan adalah Microsoft Excel 2007.
Pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 16 for Windows.
Hubungan antar variabel dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Pearson.
Siswi yang menjadi contoh penelitian memiliki umur 11-18 tahun.
Sebagian besar siswi pada penelitian ini berumur 16 tahun baik di SMAN 1
Cibungbulang (42.5%) maupun di SMAN 1 Ciampea (38.0 %). Contoh terdiri atas
siswa kelas 1 sampai 3 SMA. Sebagian besar pada penelitian ini sebanyak
55.0% adalah kelas 2 untuk SMAN 1 Cibungbulang dan sebanyak 40.5% adalah
kelas 3 untuk SMAN1 Ciampea.Uang saku siswi terbanyak berada pada kisaran
6.000-17.000 rupiah (80.5%). Seluruh sampel penelitian adalah remaja yang
sudah mengalami menstruasi, dan tidak mengalami gangguan menstruasi.
Sebagian besar siswi usia menarche pada usia 12 tahun (29.6%) dan 13 tahun
(36,5%). Rata-rata usia menstruasi pertama pada kedua SMA adalah 12.9 ± 1.0
tahun. | id |