Optimasi Jenis Gula dan Lama Fermentasi Produk Kombucha Teh Hijau
View/ Open
Date
2017Author
Prasetya, Eric
Dewanti-Hariyadi, Ratih
Adawiyah, Dede Robiatul
Metadata
Show full item recordAbstract
Kombucha adalah minuman fungsional yang terbuat dari hasil fermentasi teh
dan gula dengan mengunakan campuran bakteri dan khamir dalam lapisan selulosa
menyerupai nata yang dikenal sebagai Symbiotic Colony of Bacteria and Yeast
(SCOBY). Minuman ini memiliki rasa asam dan manis dengan sensasi soda. Teh
hijau pada umumnya biasa digunakan pada pembuatan kombucha. Sebagai
minuman fungsional, kombucha diharapkan memberi manfaat bagi kesehatan yaitu
potensi probiotik, antioksidan, antimikroba, antiproliferatif, dan hepatoprotektif.
Tujuan dari penelitian ini mengembangkan produk kombucha dengan beberapa
jenis gula dan lama fermentasi, dan mengevaluasi sifat kimia, fisik, dan sensori
produk. Formulasi kombucha dilakukan menggunakan Response Surface
Methodology (RSM) dengan rancangan D-optimal pada piranti lunak Design Expert
7.00. Faktor formula kombucha adalah tiga jenis gula (dekstrosa, sukrosa, dan sirup
fruktosa), dan lama fermentasi (lima sampai sembilan hari). RSM menghasilkan 11
formula dengan variabel nilai pH, asam tertitrasi, warna (L, a, b), dan uji hedonik
rating keseluruhan formula kombucha. Kombinasi perbedaan jenis gula dan lama
fermentasi pada kombucha berpengaruh secara signifikan pada nilai pH, asam
tertitrasi, nilai b pada uji warna, dan test rating hedonik (p<0.05). Optimasi dengan
D-optimal menghasilkan tiga formula dengan tingkat kesukaan tertinggi. Formula
terbaik adalah kombucha dengan menggunakan sukrosa sebagai substrat dan lama
fermentasi selama 7.13 hari.
