View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penambahan Fosfat dan NaCl untuk Meningkatkan Daya Ikat Air Udang Putih (L. vannamei) Beku Di PT Central Pertiwi Bahari.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.623Mb)
      Date
      2018
      Author
      Teguh, Andrian
      Ahza, Adil Basuki
      Sitanggang, Azis Boing
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Udang putih merupakan salah satu komoditas makanan laut yang paling diminati di dunia menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan. Indonesia adalah salah satu eksportir udang putih terbesar di dunia. Komoditas ini biasanya diekspor dalam bentuk produk beku atau setelah proses memasak. Meningkatnya persaingan di pasar global yang berasal dari Vietnam dan Thailand mengarah pada peningkatan kualitas yang berkesinambungan termasuk kemampuan menahan air dari produk. Idenya adalah untuk meningkatkan kapasitas menahan air (WHC) dari produk akhir dengan merendam dengan kombinasi garam dan fosfat pada berbagai konsentrasi dengan tujuan untuk menentukan kombinasi polifosfat dan garam yang benar yang memberikan jumlah WHC tertinggi. Kombinasi campuran adalah 3% MTR-79N (sodium bikarbonat) dan berbagai konsentrasi polifosfat (MTR-80P) dan garam (2% polifosfat dan garam 0.5%, polifosfat 2% dan garam 1%, polifosfat 2% dan 2% garam, polifosfat 2.5% dan garam 0.5%, polifosfat 2.5% dan garam 1%, polifosfat 2.5% dan garam 2%). Percobaan ini dirancang dengan melakukan proses perendaman untuk dua formula dan satu kontrol setiap hari dengan tiga pengulangan. Sifat fisiko-kimia udang yang diamati adalah WHC yang dianalisis dengan menggunakan metode Hamm dan kadar fosfat dalam produk akhir sebagai P2O5. Formula yang menghasilkan kandungan WHC dan fosfat tertinggi tidak melebihi 0.5% dipilih sebagai formula terbaik. Uji organoleptik dilakukan untuk menentukan dan memastikan kualitas sensoris produk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa udang beku dengan formula campuran polifosfat 2.5% dan garam 1% memberikan hasil total dan WHC terbesar. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa udang beku dengan formula tersebut diterima dengan baik oleh konsumen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124896
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository