| dc.description.abstract | Krekers merupakan salah satu produk hasil industri makanan dan minuman.
Krekers memiliki kepraktisan untuk dikonsumsi dan harga yang terjangkau
sehingga digemari oleh masyarakat secara luas. Konsumsi krekers selalu meningkat
setiap tahunnya, termasuk di Kota Bogor. Akan tetapi, data mengenai kesesuaian
label dan klaim dengan regulasi serta penggunaan bahan, khususnya bahan
tambahan pangan (BTP) belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk
memberikan data dan gambaran tentang produk krekers yang beredar di wilayah
Kota Bogor terkait kesesuaian regulasi dengan pelabelan, penggunaan bahan
khususnya BTP, dan pencantuman klaim pada setiap produknya. Penelitian
dilakukan selama empat bulan yang dimulai dengan studi literatur, kemudian
dilanjutkan dengan penentuan wilayah sampling, pengambilan sampel dengan
teknik purposive sampling, pengumpulan data, dan pengolahan data. Sampel yang
digunakan adalah produk krekers dengan izin edar Badan Pengawas Obat dan
Makanan MD atau ML yang beredar di wilayah Kota Bogor. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat 120 produk krekers yang tersebar di Kota Bogor,
terdiri dari 85 produk dalam negeri dan 35 produk impor. Seluruh produk krekers
menggunakan BTP dengan BTP pengembang menjadi golongan BTP yang paling
umum digunakan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa
klaim yang pencantumannya belum sesuai dengan persyaratan, serta beberapa
produk yang tidak memiliki keterangan halal, yang merupakan salah satu
persyaratan minimum yang harus dicantumkan pada label jika mengacu pada
regulasi. | id |