| dc.description.abstract | Rasa kenyang diklasifikasikan menjadi dua macam pengertian yaitu satiation dan satiety. Satiation merupakan perasaan kenyang seseorang selama proses pencernaan setelah makan sedangkan satiety merupakan seberapa lama rasa kenyang seseorang dapat dipertahankan antar waktu makan. Satiety index merupakan rasio rasa satiety yang dihasilkan oleh makanan uji dibandingkan dengan rasa satiety yang dihasilkan makanan acuan dikalikan 100%. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan satiety index antar dua makanan pokok (nasi putih dan kentang) dan hubungan zat gizi makro (protein, lemak, karbohidrat, dan air) dengan satiety. Penelitian ini melibatkan responden sebanyak 13 orang dengan metode crossover design study. Skor satiety dihitung berdasarkan perhitungan area under curve (AUC) menggunakan metode trapezoid. Satiety index dihitung berdasarkan perbandingan AUC makanan uji dengan roti putih dikalikan 100%. Skor satiety untuk skala lapar, kenyang, keinginan makan, dan kuantitas makan berturut-turut yaitu 61,00, 28,80, 68,35, dan 65,75 (mmJam) untuk nasi; 45,16, 50,90, 49,51, dan 47,77 (mmJam) untuk kentang; serta 60,01, 34,29, 66,40, 61,79 (mmJam) untuk roti putih. Satiety index berturut-turut untuk kentang dan nasi yaitu 166,04% dan 90,03%. Kandungan air dan berat makanan berhubungan dengan rasa lapar (p= 0,00; r= -0,49), rasa kenyang (p= 0,00; r= 0,49), keinginan makan (p= 0,00; r= -0,56), dan kuantitas makan (p= 0,00; r= -0,61). | id |