Implementasi Penanganan Daging Ayam yang Baik pada Tingkat Rumah Tangga di Kecamat Gajahmungkur Kota Semarang
Date
2021Author
Hidayah, Ranita Nurul
Kusumaningrum, Harsi Dewantari
Fadhilatunnur, Harum
Metadata
Show full item recordAbstract
Penanganan pangan merupakan hal yang penting dalam menjaga keamanan pangan. Penanganan pangan yang baik dan benar mampu mencegah terjadinya penyakit bawaan pangan akibat kontaminasi dari mikroorganisme berbahaya atau yang dapat disebut sebagai patogen. Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang memiliki tingkat konsumsi yang tinggi pada tingkat rumah tangga di Indonesia. Tingginya tingkat konsumsi daging ayam pada ringkat rumah tangga di Indonesia berpotensi meningkatkan prevalensi penyakit bawaan pangan akibat patogen yang diasosiasikan dengan komoditi ini. Bakteri Salmonella sp. merupakan patogen yang sering ditemukan pada daging ayam. Permasalahan ini dapat dicegah apabila terdapat informasi mengenai penanganan daging ayam pada tingkat rumah tangga. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dengan teknik convenience sampling. Analisis yang dilakukan terhadap hasil survei adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi uji chi square menggunakan perangkat lunak SPSS. Target responden dari para ibu yang umumnya memasak untuk keluarganya di rumah. Kuisioner yang digunakan diacu dari tata cara penanganan ayam yang baik dan benar dari FDA dan USDA. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan dengan implementasi maupun pengetahuan penanganan daging ayam yang baik. Terdapat korelasi antara pengetahuan dengan implementasi penanganan daging ayam yang baik pada tingkat rumah tangga. Tingkat pengetahuan dan implementasi responden mengenai penanganan daging ayam dikategorikan sebagai cukup. Food handling is important in maintaining food safety. Proper food
handling is able to prevent the occurrence of foodborne diseases due to
contamination of pathogens. Chicken meat is one of highly consumed
animal-based protein in Indonesia. The high level of consumption of
chicken meat corresponds to the high prevalence of foodborne
pathogens associated with this commodity. Salmonella sp. is a pathogen
that are often found in chicken meat. Outbreak associated to the
consumption of chicken can be minimized by educating people about
good handling practices of chicken. This research was conducted using
a survey method with convenience sampling technique. The analysis
carried out on the survey results was descriptive analysis and correlation
analysis of the chi square test using SPSS software. The target
respondents were mothers who cook for their families at home. The
questionnaire used was based on FDA and USDA proper chicken
handling procedures. The results of analysis showed that there is no
correlation between age, education level, and occupation with good
implementation and knowledge of handling chicken meat. There is a
correlation between knowledge and the implementation of good
chicken meat handling at the household level. The level of knowledge
and implementation of respondents regarding handling chicken meat is
categorized as enough.
