Pengembangan Produk Cookies Sagu dengan Penambahan Tepung Tempe dan Galohgor untuk Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Abstract
Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan gangguan metabolisme dan
kemampuan pengendalian kadar glukosa darah. Nutrasetikal dalam bentuk pangan
dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif atau pelengkap untuk penderita DM
Tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk cookies dengan
penambahan nutrasetikal galohgor dan tepung tempe sebagai kudapan sehat bagi
penderita diabetes melitus tipe 2. Rancangan percobaan yang digunakan adalah
rancangan acak lengkap dengan tiga taraf formula, yaitu F0 (kontrol), F1 (15%
tepung tempe, 5% galohgor), F2 (15% tepung tempe, 10% galohgor). Uji
organoleptik, analisis proksimat dan aktivitas antioksidan metode DPPH dilakukan
dalam penelitian ini. Hasil uji organoleptik, analisis proksimat, dan aktivitas
antioksidan menunjukan bahwa cookies F2 dengan 15% tepung tempe dan 10%
galohgor memiliki daya terima 90% serta mengandung zat gizi dan aktivitas
antioksidan lebih baik dari dari formula lainnya. Kandungan gizi cookies F2 adalah
sebagai berikut air 2,32% (%bb), abu 1,79% (%bb), lemak 27,29% (%bb), protein
8,49% (%bb), karbohidrat 60,2% (%bb), dengan aktivitas antioksidan sebesar
232,68 mg vitamin C/100 g cookies. Takaran saji cookies sagu tepung tempe dan
galohgor adalah 35 gram/hari dengan kontribusi energi 11%, protein 5,3%, lemak
20,3%, dan karbohidrat 8,1% untuk wanita DM tipe 2 usia 50 – 64 tahun.
Collections
- UT - Nutrition Science [3197]

