UT - Forest Management: Recent submissions
Now showing items 301-320 of 3215
-
Peranan ekstrak biji dan daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) dalam pengendalian penggerek batang sengon (Xystrocera festiva Pascoe)
(1994)Di Indonesia maupun di banyak negara lain insektisida merupakan bahan yang digunakan secara luas untuk mengendalikan serangga hama. Insektisida sintetik yang penggu- maannya kurang bijaksana dapat mengakibatkan dampak ... -
Pengaruh inokulasi cendawan pembentuk endomikoriza dan pemberian urine domba terhadap pertumbuhan semai randu (Ceiba pentandra GAERTN) pada media tanah podsolik merah kuning
(1994)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulasi cendawan pembentuk endomikoriza dan pemberian urine domba terhadap pertumbuhan semai randu (Ceiba pen- tandra GAERTN). Peubah pertumbuhan yang diamati dalam ... -
Pengaruh media gambut, sekam padi, arang sekam padi dan kombinasinya terhadap pertumbuhan semai Acacia mangium Willd dan Paraserianthes falcataria (L) Nielsen di HTI PT. Perawang Sukses Perkasa Industri, Propinsi Riau
(1994)Kebijakan pemerintah untuk membangun Hutan Tanaman Industri (HTI) secara besar-besaran, yang dimulai sejak Pelita IV, perlu didukung oleh berbagai bidang dan harus memenuhi beberapa kriteria kelayakan. Salah satu aspek ... -
Alternatif pembentukan hutan normal pada kelas perusahaan pinus (Pinus merkusii, Jungh et de Vriese) di Kesatuan Pemangkuan Hutan Garut Perum Perhutani Unit III Jawa Barat
(1996)Manajemen Hutan dapat diartikan sebagai kegiatan penggunaan unsur manusia, investasi (uang), material dan metode yang tersedia untuk mencapai tujuan (Anonimous, 1987 dalam Gusdaji 1990). Secara teoritis, manajemen hutan ... -
Analisis permintaan dan penawaran kayu gergajian Indonesia
(1994)Hasil analisa pendugaan secara statistik menunjukkan penawaran kayu gergajian di pasaran domestik secara berturut-turut dipengaruhi harga input kayu bulat, harga kayu lapis dan harga kayu gergajian. Hubungan positip antara ... -
Studi kelayakan budidaya lebah madu (Apis cerana) di gunung Haruman, KPH Garut
(1996)Gunung Haruman yang terletak di Kabupaten Garut merupakan salah satu lokasi yang akan dikembangkan untuk budidaya lebah madu Apis cerana. Dengan potensi dan sumberdaya yang dimilikinya diharapkan dapat memberikan kontribusi ... -
Studi inventarisasi kualitas untuk menduga nilai pohon sengon (Paraserianthes falcataria(L) nielsen di Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor Perum Perhutani Unit III Jawa Barat
(1996)Pengelolaan hutan yang baik memerlukan teknik perencanaan pengelolaan yang Daik pula. Perencanaan hutan bertujuan untuk mencapai hasil yang maksimum Derdasarkan prinsip pengelolaan hutan yang lestari dan serbaguna. Inventarisasi ... -
Struktur konsumsi kayu di Daerah Pedesaan di Kabupaten Garut, Jawa Barat
(1996)Pembangunan kehutanan mencakup upaya-upaya memanfaatkan sumberdaya hutan baik manfaat langsung maupun tidak langsung secara maksimal dan lestari. Salah satu hasil hutan yang utama adalah kayu yang diperlukan oleh masyarakat ... -
Kemungkinan pemanfaatan jenis-jenis tanaman sumber pakan lebaah madu di Kabupaten Bogor
(1994)Saat ini pada umumnya orang melihat nilai tanaman baru sebatas pada hasil utamanya saja, misalnya biji, buah, kayu, daun dan lain-lain. Masih sedikit sekali pemikiran untuk meningkatkan nilai tanaman melalui usaha terpadu ... -
Studi analisis pembinaan pengusaha ekonomi lemah dan koperasi terhadap pertumbuhan kemandirian usaha kecil di Perum Perhutani Unit III Jawa Barat : Studi kasus KPH Sumedang dan KPH Bandung Selatan
(1995)Pembinaan Masyarakat Desa Hutan (PMDH) dan Perhutanan Sosial (PS) yang dilaksanakan Perum Perhutani bertujuan untuk mengamankan dan melestarikan hutan yang didukung oleh partisipasi masyarakat, sekaligus membantu meningkatkan ... -
Studi nilai manfaat rekreasi Taman Wisata Lembah Harau Sumatra Barat
(1996)Rekreasi alam merupakan salah satu manfaat intangible (tak langsung) dari sumberdaya hutan, secara ekonomi tidak berbeda dengan komoditi kayu atau hasil tangible (langsung) lainnya dimana permasalahannya sejak awal muncul ... -
Pengaruh dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan anakaan matoa (Pometia pinnata Forst)
(1995)Pometia pinnata Forst dengan nama daerah Matoa, tumbuh banyak di Irian Jaya. Kayu Pometia spp. mempunyai prospek yang baik, karena dapat digunakan sebagai kayu pertukangan disamping itu buahnya enak dimakan. Pemanenan kayu ... -
Studi pembiakan vegetatif stek pucuk Shorea palembanica Miq dan Shorea selanica Bl dengan menggunakan zat pengatur tumbuh IBA pada media campuran pasir dan arang sekam padi
(1995)Meranti (Shorea spp) merupakan salah satu jenis yang dianjurkan dalam pembangunan HTI dan reputasinya sebagai bahan pembuat kayu lapis sudah tidak diragukan lagi (Soenardi, 1984). Tetapi dalam pembudidayaannya masih menemui ... -
Studi perbandingan kesuburan tanah pada tegakan damar (Agathis loranthifolia salisb), puspa (Schima wallichii Korth), dan tegakan campuran di hutan pendidikaan Gunung Walat, Sukabumi
(1994)Penelitian ini bertujuan untuk menduga pengaruh beberapa jenis tegakan terhadap kesuburan tanah di bawahnya, setelah ditanam selama jangka waktu tertentu. Tegakan yang diteliti terdiri dari tegakan Damar (Agathis loranthifolia ... -
Induksi dan perkembangan kalus embrional kultur jaringan Paraserianthes falcataria (L) Nielsen
(1994)Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen yang mempunyai nama daerah Sengon merupakan spesies yang ditentukan untuk penanaman HTI. Permasalahan dalam budi daya Paraserianthes falcataria ini adalah karena jenis ini sangat ... -
Perbandingan ketepatan hasil pendugaan volume sortimen kelompok meranti merah (Shorea spp.) berdasarkan beberapa rumus empiris volume sortimen : Studi kasus di areal Hak Pengusahaan Hutan PT. Inhutani III Sampit, Kalimantan Tengah
(1994)Penggunaan kayu dalan bentuk dolok terus meningkat, sehingga keakuratan dalam menduga volumenya menjadi bertambah penting. Mengingat pengukuran volume secara langsung dengan xylometer untuk kepentingan praktis di lapangan ... -
Struktur optimal industri perkayuan di Indonesia
(1995)Sejak dikeluarkannya PP No. 21 tahun 1970 tentang Hak Pengusahaan Hutan dan Hak Pemungutan Hasil Hutan sebagai tindak lanjut dari UU Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 dan UU Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun ... -
Optimasi luas areal kelas perusahaan hutan : Studi kasus di hutaaan produksi KPH Malang Jawa Timur
(1994)Hutan produksi di wilayah Perum Perhutani mempunyai keterbatasan dalam hal potensi dan perluasan areal produksinya. Pengembangan potensi hutan melalui pengaturan luas areal kelas perusahaan hutan secara optimum ditujukan ... -
Pendugaan model produksi getah pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) : Studi kasus di BKPH Majenang KPH Banyumas Barat Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah
(1994)Jumlah produksi getah dalam pohon banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain; faktor biologi pohon, faktor tempat tumbuh, faktor gangguan dan perlakuan terhadap pohon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ... -
Perbandingan ketepatan dalam pendugaan volume sortimen kelompok keruing (Dipterocarpus spp.) beberapa rumus empiris volume sortimennya : Studi kasus di HPH PT. Inhutani III Sampit Kalimantan Tengah
(1994)Dalam pengusahaan hutan yang bersifat lestari untuk menghasilkan kayu, diperlukan pengukuran untuk menduga volume sortimen yang akurat, agar potensi kayu yang sebenar- nya dapat diduga dengan teliti. Pendugaan volume ...

