Show simple item record

dc.contributor.advisorNurdin, Naufal Muharam
dc.contributor.authorNurliah
dc.date.accessioned2020-12-24T00:46:12Z
dc.date.available2020-12-24T00:46:12Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104567
dc.description.abstractMasalah stunting pada balita masih cukup serius, angka nasional menunjukkan prevalensi stunting sebesar 37.2% (Riskesdas 2013), yang berarti terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2010 (35.6%) dan tahun 2007 (36.8%). Sulawesi Barat menduduki peringkat kedua prevalensi Stunting dengan kategori pendek dan sangat pendek setelah Aceh (37.9%) pada anak umur 0-23 bulan sebesar 37.1% angka ini diatas angka nasional sebesar 29.9% (Riskesdas 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh dan pengetahuan Ibu dengan kejadian stunting bayi usia 6-23 bulan di Desa Parappe Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan subjek sebesar 77 bayi. Pengumpulan data pola asuh dan pengetahuan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Status gizi subjek ditentukan berdasarkan indeks PB/U. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p<0.05) antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting. Besar keluarga, berat badan lahir, pendidikan, pengetahuan, pola asuh, dan pemberian ASI tidak berhubungan dengan kejadian stunting.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcNutrition Scienceid
dc.titleHubungan Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Stunting Bayi Usia 6-23 Bulan di Desa Parappe Sulawesi Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkejadian stuntingid
dc.subject.keywordpengetahuanid
dc.subject.keywordpola asuhid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record