Show simple item record

dc.contributor.advisorKusharto, Clara Meliyanti
dc.contributor.authorHanifah, Salis
dc.date.accessioned2020-11-11T03:33:13Z
dc.date.available2020-11-11T03:33:13Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103951
dc.description.abstractSarapan merupakan menu makan harian yang dikonsumsi sebelum jam 9 dan mampu menyumbangkan energi minimal 20% dari total asupan energi dalam sehari. Jumlah remaja yang melewatkan sarapan mencapai 36.1%, dimana kebiasaan melewatkan sarapan dapat menjadi salah satu faktor pemicu kejadian sindrom dispepsia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebiasaan sarapan dengan kejadian sindrom dispepsia pada siswa sekolah SMPN 1 Songgom, Brebes. Desain penelitian menggunakan cross sectional study dengan metode purposive sampling. Jumlah contoh yang diambil dalam penelitian sebanyak 110 siswa/i kelas VII dan VIII yang berusia antara 13-15 tahun dan tidak menderita gastritis kronis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Songgom, Brebes pada bulan September-Oktober 2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Sebagian besar contoh berjenis kelamin perempuan. Rata-rata usia contoh yaitu 13.3 tahun. Uang saku harian sebagian besar berada dibawah nilai rata-rata (< Rp. 7 836.00). Pendidikan orang tua sebagian besar SD/ sederajat. Pendapatan orang tua sebagian besar dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Brebes 2019 (< Rp. 1 665 850.00), dan pekerjaan orang tua contoh sebagian besar wiraswasta. Sebanyak 30% contoh mengalami sindrom dispepsia. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p < 0.01) antara kebiasaan sarapan dengan terjadinya sindrom dispepsia, dimana tidak melakukan sarapan pagi, semakin rendah kontribusi energi dalam sarapan, dan semakin kurang beragam jenis sarapan lebih beresiko mengalami sindrom dispepsia. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan (p > 0.05) antara jenis kelamin, usia, uang saku, pendidikan orang tua, pendapatan orang tua, dan status gizi dengan kejadian sindrom dispepsia, serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keteraturan sarapan dengan status gizi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcNutrition Scienceid
dc.titleHubungan antara Kebiasaan Sarapan dengan Kejadian Sindrom Dispepsia pada Siswa Sekolah SMPN 1 Songgom, Brebesid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkebiasaan sarapanid
dc.subject.keywordremajaid
dc.subject.keywordsindrom dispepsiaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record