Show simple item record

dc.contributor.advisorYuliana, Nancy Dewi
dc.contributor.authorFikriyah, Amanda Gita
dc.date.accessioned2020-08-18T02:54:47Z
dc.date.available2020-08-18T02:54:47Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103554
dc.description.abstractMT. Tingkat konsumsi tempe di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi terutama dalam bentuk tempe goreng. Tepung premiks tempe merupakan bahan pelapis untuk menggoreng tempe. Tepung premiks non-terigu diproduksi untuk orang-orang yang memiliki alergi terhadap gluten (konsumen berkebutuhan khusus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan industri tepung premiks non-terigu untuk menggoreng tempe di Kabupaten Kediri. Analisis studi kelayakan mencakup analisis teknis dan teknologi, manajemen, finansial, pasar dan pemasaran, hukum dan lingkungan, dan aspek sosial ekonomi. Data yang digunakan merupakan gabungan data primer dan sekunder. Industri tepung premiks non-terigu direncanakan akan didirikan di Kabupaten Kediri tepatnya Kecamatan Ngasem dengan kapasitas produksi 27 ton per tahun. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa indrustri tepung premiks non-terigu untuk menggoreng tempe memenuhi kriteria kelayakan dengan nilai NPV Rp 468.422.289,00; nilai IRR 53% dan nilai B/C 1.30.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcFood Sciencesid
dc.subject.ddcAntioxidantid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleAnalisis Kelayakan Bisnis Tepung Premiks non Terigu untuk Pelapis Goreng Tempe di Kabupaten Kediri, Jawa Timurid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordindustri, non-teriguid
dc.subject.keywordstudi kelayakanid
dc.subject.keywordtepung premiksid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record