Show simple item record

dc.contributor.advisorSugiyono
dc.contributor.authorShaninda, Ananda Putri
dc.date.accessioned2020-07-07T03:21:35Z
dc.date.available2020-07-07T03:21:35Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103095
dc.description.abstractPemanfaatan oat dalam berbagai produk pangan fungsional sudah banyak dikembangkan untuk meningkatkan nilai gizi produk pangan karena oat memiliki rasa dasar yang netral. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan dan mengaplikasikan seasoning pada keripik oat berdasarkan preferensi konsumen. Penelitian ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan terdiri atas survei yang bertujuan untuk menentukan preferensi konsumen terhadap flavor makanan ringan dan atribut makanan ringan sehat yang diutamakan. Penelitian utama terdiri atas pembuatan keripik oat, formulasi dan aplikasi seasoning dengan flavor terpilih pada keripik oat, uji ranking hedonik, dan uji rating hedonik. Berdasarkan hasil survei preferensi konsumen, flavor BBQ, keju, dan rumput laut merupakan flavor yang paling disukai oleh responden dengan atribut tanpa tambahan MSG menjadi atribut yang diutamakan pada produk makanan ringan sehat. Berdasarkan hasil trial and error, dosis seasoning BBQ, keju, dan rumput laut non-MSG yang diaplikasikan pada keripik oat sebanyak 10% dari bobot keripik oat. Masing-masing seasoning asal flavor house A, B, dan C dipilih untuk diseleksi dengan uji ranking hedonik, dengan atribut yang diujikan adalah kesukaan overall. Hasil uji ranking hedonik menunjukkan seasoning BBQ B, Rumput laut B, dan Keju B memperoleh ranking kesukaan tertinggi, sehingga seasoning dari flavor house B terpilih untuk diuji dengan uji rating hedonik. Atribut yang diujikan adalah warna, aroma, mouthfeel, flavor, aftertaste, dan kesukaan overall. Uji rating hedonik menggunakan analisis data one-sample t-test menunjukkan keripik oat flavor BBQ dan keju memiliki ratarata skor yang tidak berbeda nyata (p>0.05) dari test value 7.5, sedangkan keripik oat flavor rumput laut memperoleh rata-rata skor lebih rendah secara signifikan (p<0.05) dari test value 7.5. Dosis seasoning BBQ dan keju sebesar 10% disukai oleh konsumen, sedangkan dosis seasoning rumput laut sebesar 10% kurang cukup untuk disukai konsumen, karena flavor impact yang kurang terdeteksi dibandingkan seasoning BBQ dan keju pada dosis aplikasi yang sama.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcFood scienceid
dc.subject.ddcOatsid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcTangerang-Bantenid
dc.titlePengembangan dan Aplikasi Seasoning pada Keripik Oat (Avena sativa L.) Berdasarkan Preferensi Konsumenid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordaplikasi seasoningid
dc.subject.keywordkeripik oatid
dc.subject.keywordsurvei preferensi konsumenid
dc.subject.keyworduji ranking hedonikid
dc.subject.keyworduji rating hedonikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record