View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Effects of Air Drying and Vacuum Impregnation Technique on Physicochemical Properties of Okra (Abelmoschus esculentus) Chips

      Thumbnail
      View/Open
      F24150034_Marhamatul Azizah.pdf (670.6Kb)
      Date
      2020
      Author
      Azizah, Marhamatul
      Purnomo, Eko Hari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Okra merupakan komoditas hortikultura yang dapat diolah menggunakan proses pengeringan untuk memproduksi keripik okra sebagai alternatif camilan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh perlakuan garam kalsium dan asam askorbat pada impregnasi vakum (VP) sebelum proses pengeringan, terhadap sifat fisikokimia dan sensori keripik okra. Irisan okra (ketebalan 5 mm) dipersiapkan dan diimpregnasi dalam larutan yang mengandung kalsium laktat (1.0%) dengan berbagai konsentrasi asam askorbat (0.5, 1.0 dan 1.5%) di bawah tekanan vakum (0, 150, 300 dan 450 mmHg) selama 30 menit dan dipulihkan dalam tekanan atmosfer selama 30 menit. Setelah itu, sampel dikeringkan dengan menggunakan pengering kabinet pada suhu 80 oC sampai berat konstan tercapai. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kadar air dan aktivitas air keripik okra menurun pada kombinasi VP tinggi dan konsentrasi AA rendah. Peningkatan konsentrasi AA menghasilkan warna yang lebih gelap, berbeda nyata pada konsentrasi 1.5% yang dapat disebabkan oleh keasaman tinggi dari larutan impregnasi. VP yang lebih tinggi dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan asam askorbat, menunjukkan bahwa AA 0.5% dikombinasikan dengan kalsium laktat 1.0% di bawah VP 450 mmHg mempunyai hasil terbaik. Pengaruh suhu pengeringan (50, 60 dan 70 oC) terhadap kualitas keripik okra juga dilakukan. Pengeringan pada suhu 60 oC dapat menjaga sifat fisik dan antioksidan dari keripik okra. Namun, sifat sensori di antara perlakuan tidak berbeda nyata. Dapat disimpulkan bahwa produksi camilan sehat dari okra dapat dicapai dengan perlakuan VI dengan VP 450 mmHg, ca-laktat 1.0%, AA 0.5% dan 60 oC suhu pengeringan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102734
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository