Show simple item record

dc.contributor.advisorHariyadi, Purwiyatno
dc.contributor.advisorAbdullah, Karim
dc.contributor.authorAl Bukhori, Jeffry
dc.date.accessioned2020-02-10T07:27:39Z
dc.date.available2020-02-10T07:27:39Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101793
dc.description.abstractBerdasarkan pada tingkat teknologi yang digunakan, teknik pengolahan tapioka dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu teknik pengolahan tradisional, semimodern dan modern. Perbedaaan teknik pengolahan terjadi pada proses pengupasan, pencucian, pengekstraksian pati, pemisahan pati dan pengeringan. Pada penelitian ini akan dibandingkan lima sampel tapioka yang diproduksi dengan teknik pengolahan yang berbeda yaitu tapioka A dan tapioka B (tradisional), tapioka C (semimodern), tapioka D (moden) dan tapioka E (diolah sendiri secara tradisional). Sampel tapioka dianalisis karakteristik fisik, kimia, fungsional dan selanjutnya diaplikasikan pada produk pangan yaitu kerupuk ikan. Sampel kerupuk ikan kemudian dianalisis volume pengembangan, profil tekstur dan organoleptik. Hasil analisis fisikokimia tapioka menunjukkan kadar air berkisar antara 6.66-11.23%bb, kadar abu 0.13-0.35%bb, kadar serat 0.05- 0.12%bb, kadar protein 0.08-0.17%bb, kadar lemak 0.06-0.24%bb, kadar pati 76.16-83.09%bb, kadar amilosa 30.09-35.23%bb, kadar amilopektin 41.23- 50.59%bb dan nilai swelling power sebesar 2.04-2.48. Hasil analisis fungsional tapioka menunjukkan profil gelatinisasi pati yang berbeda dari beberapa parameter yang diamati mulai dari waktu awal pasting hingga viskositas setback. Kelima sampel kerupuk ikan memiliki volume pengembangan yang tidak berbeda nyata (p>0.05), begitu juga dengan hasil pengujian profil tekstur dengan parameter kerenyahannya, baik secara objektif menggunakan texture analyser maupun secara subjektif dari hasil uji organoleptik. Hasil uji organoleptik baik hedonik maupun ranking menunjukkan kelima sampel kerupuk ikan dapat diterima/disukai panelis pada atribut warna, rasa, kerenyahan dan keseluruhannya. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa teknik produksi tapioka berpengaruh nyata (p<0.05) pada karakteristik tapioka dan pada beberapa karakteristik kerupuk ikan yang dihasilkannya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcFood scienceid
dc.subject.ddcTapiocaid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcLampungid
dc.titlePengaruh Teknik Produksi pada Karakteristik Tapioka dan Kerupuk Ikan yang Dihasilkannyaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkarakteristikid
dc.subject.keywordkerupuk ikanid
dc.subject.keywordtapiokaid
dc.subject.keywordteknik produksi tapiokaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record