Show simple item record

dc.contributor.advisorSuwandi, Ruddy
dc.contributor.advisorNurjanah
dc.contributor.authorUla, Meilia Zahrotul
dc.date.accessioned2019-07-08T03:44:17Z
dc.date.available2019-07-08T03:44:17Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98260
dc.description.abstractMimi merupakan hewan laut yang banyak dimanfaatkan secara empiris, namun di Indonesia belum banyak diketahui kandungan senyawa bioaktifnya. Keracunan akibat mengonsumsi mimi juga telah dilaporkan. Penelitian ini bertujuan mengukur morfometrik, menghitung proporsi tubuh, dan menentukan kandungan fitokimia, toksisitas, serta antioksidan pada proporsi tubuh berbeda. Mimi betina berukuran lebih dari 500 g diperoleh dari perairan Kabupaten Lamongan pada bulan Juli 2018. Rendemen bagian tubuh terbanyak ialah cangkang dan terendah jeroan. Bagian yang dapat dimakan sebesar 45.39%. Mimi mengandung lemak rendah pada daging 1.97% dan tinggi lemak pada gonad 4.87%. Pelarut yang menghasilkan ekstrak gonad terbaik ialah etanol sehingga digunakan untuk mengekstrak daging, jeroan, dan insang. Ekstrak jeroan bersifat toksik dengan nilai LC50 109.44 ppm, sedangkan ekstrak gonad dan daging tidak toksik dengan nilai 1251.30 dan 1101.79 ppm. Aktivitas antioksidan daging lemah, sedangkan gonad sangat lemah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAquatic Productid
dc.subject.ddcHorseshoe Crabid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKarakterisasi Senyawa Kimia Mimi Tachypleus gigas pada Proporsi Tubuh Berbeda.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordekstraksiid
dc.subject.keywordkarakterisasiid
dc.subject.keywordmimiid
dc.subject.keywordmormfometrikid
dc.subject.keywordtoksisitasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record