View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kelimpahan Bakteri pada Media Budidaya dan Saluran Pencernaan di Tambak Budidaya Udang Intensif selama Wabah White Feces Disease.

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (11.92Mb)
      Date
      2019
      Author
      Islamey, Weka Daiva Nur
      Sukenda
      Nuryati, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit white feces disease (WFD) merupakan penyakit yang sering dijumpai pada kegiatan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) skala intensif di Indonesia termasuk di Tambak Pinang Gading, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Namun, penyebab utama penyakit WFD belum ditemukan hingga saat ini. Penelitian untuk mencari penyebab utama penyakit WFD sudah dilakukan dan beberapa diantaranya menyebutkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh bakteri dari genus Vibrio sp. Informasi dasar mengenai perbedaan kelimpahan bakteri pada media budidaya dan saluran pencernaan antara udang normal dan udang yang terinfeksi WFD serta gambaran histopatologi usus dan hepatopankreas udang normal dan yang terinfeksi WFD penting untuk diketahui supaya dapat dilakukan tindakan tepat guna baik preventif maupun kuratif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kelimpahan bakteri pada media budidaya dan saluran pencernaan udang serta gambaran histopatologi usus dan hepatopankreas selama kejadian WFD. Pengukuran kelimpahan bakteri (total bakteri, total bakteri Vibrio sp., dan total bakteri Vibrio koloni hijau) pada media budidaya dan saluran pencernaan dilakukan setiap minggunya dimulai dari DOC (day of culture) ke-35 hingga DOC ke-84 dengan pengenceran berseri metode cawan sebar untuk dihitung total koloninya. Pembuatan preparat histopatologi usus dan hepatopankreas menggunakan pewarna hematoksilin & eosin (HE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa WFD terjadi pada DOC ke-49 ditandai dengan adanya feces putih di permukaan air dan anco pakan. Rata-rata kelimpahan bakteri saat mulai terjadi WFD lebih tinggi dibanding rata-rata kelimpahan bakteri normal. Kisaran kelimpahan bakteri pada media budidaya dan saluran pencernaan udang yang terinfeksi WFD lebih tinggi dibanding kisaran kelimpahan bakteri pada media budidaya dan saluran pencernaan udang normal. Usus udang terinfeksi WFD mengalami kerusakan struktur, detachment sel epitel pada lapisan basal lamina dan memiliki dinding sel yang lebih tipis. Hepatopankreas udang terinfeksi WFD mengalami kerusakan tubulus, atrofi sel, dan kehilangan connective tissue.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97365
      Collections
      • UT - Aquaculture [2189]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository